Qatar Ungkap Gencatan Senjata Hamas-Israel Positif, tapi Tidak Terlalu Optimis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 21:30 WIB
loading...
Qatar Ungkap Gencatan...
Anggota Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, di Khan Yunis, Gaza pada 20 Februari 2025. Foto/Ali Jadallah/Anadolu Agency
A A A
DOHA - Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan tanggapan Hamas terhadap proposal gencatan senjata positif tapi masih menunggu jawaban Israel. Qatar tidak dapat memastikan bagaimana proposal itu selanjutnya jika ditolak Israel.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, mengonfirmasi negaranya dan Mesir telah menerima tanggapan positif dari Hamas atas proposal gencatan senjata yang bertujuan "mencapai kesepakatan komprehensif untuk mengakhiri perang."

Berbicara dalam konferensi pers di Doha, al-Ansari mengatakan proposal tersebut mencakup gencatan senjata sementara selama 60 hari di mana sejumlah tawanan dan tahanan akan ditukar, pasukan Israel di Gaza akan direposisi, dan bantuan ke Gaza akan ditingkatkan.

Juru bicara tersebut mengatakan proposal tersebut "hampir identik" dengan proposal utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, tetapi Israel belum mengirimkan tanggapannya.

Al-Ansari mengatakan tidak ada kerangka waktu kapan Israel akan memberikan tanggapan.

"Hampir 98% dari apa yang telah disepakati oleh Israel tercantum dalam proposal terbaru ini," ujar al-Ansari.
Ketika ditanya tentang apa, jika ada, yang membedakan proposal gencatan senjata Gaza saat ini dari proposal sebelumnya yang diajukan utusan AS Witkoff, al-Ansari mengatakan ia tidak akan membahas detailnya karena negosiasi masih berlangsung.

“Yang penting di sini adalah mencapai kesepakatan yang dapat diterima kedua belah pihak, baik secara lisan maupun secara substansi. Dan itulah yang telah kami upayakan dalam beberapa hari terakhir,” papar al-Ansari.

“Kita berada di momen kemanusiaan yang sangat menentukan,” ujar dia. “Jika proposal ini gagal, krisis akan semakin parah, dan oleh karena itu Qatar, bekerja sama dengan Mesir dan negara-negara global lainnya, termasuk AS, akan melakukan segala upaya untuk mencapai gencatan senjata.”

“Positif, tetapi tidak terlalu optimis,” ungkap al-Ansari.

Majed al-Ansari bersikap hati-hati tentang prospek gencatan senjata.

"Saya tidak terbiasa terlalu optimistis ketika saya tidak memiliki fakta yang jelas di depan saya," ujarnya. "Yang bisa saya katakan adalah kami mendapat tanggapan positif dari Hamas. Tanggapan positif itu, berdasarkan pengetahuan kami, hampir merupakan semua yang disepakati oleh Israel dalam iterasi-iterasi perundingan sebelumnya."

Namun, "kami belum menerima tanggapan dari pihak Israel," lanjutnya, "jadi kami tidak dapat mengklaim bahwa terobosan telah dicapai.”

"Namun, kami yakin ini merupakan hal yang positif ketika kami mendapat tanggapan positif dari Hamas," ungkap dia.

Baca juga: Hamas Setujui Proposal Gencatan Senjata, Buka Jalan Kesepakatan Lebih Luas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
5 Alasan Gencatan Senjata...
5 Alasan Gencatan Senjata Tidak akan Menghentikan Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved