Bawa 281 Orang, Pesawat Boeing Ini Terbakar di Udara

Selasa, 19 Agustus 2025 - 14:41 WIB
loading...
Bawa 281 Orang, Pesawat...
Pesawat Boeing 757-300 yang dioperasikan maskapai Condor terbakar di bagian mesin sebelah kanan saat mengudara. Foto/X @nexta_tv
A A A
ROMA - Sebuah pesawat Boeing 757-300 yang membawa 281 orang mengalami kebakaran mesin kanan saat berada di udara. Kebakaran terjadi tak lama setelah pesawat lepas landas dari Corfu di Yunani.

Insiden itu terjadi pada Sabtu malam lalu. Pesawat tersebut, yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan bertarif murah Jerman, Condor, dan menuju Düsseldorf, dengan 273 penumpang dan delapan awak.

Pesawat itu akhirnya melakukan pendaratan darurat di kota Brindisi, Italia, satu jam setelah meninggalkan Corfu.

Baca Juga: Bawa 159 Orang, Pesawat United Airlines Terbakar setelah Tabrak Seekor Kelinci

Sebuah video mengerikan yang memperlihatkan kebakaran pesawat di udara telah dibagikan secara luas di media sosial.

Salah satu video berdurasi 18 detik menunjukkan percikan api dari badan pesawat sebelah kanan, mirip kedipan api ketika menyalakan pemantik rokok. Hal ini berlanjut selama 15 detik.

Video kedua, yang diunggah oleh akun berita penerbangan FL360aero di X, menunjukkan pesawat terbang melewati apa yang tampak seperti kawanan burung. Dalam komentarnya, akun tersebut mengatakan bahwa pesawat melakukan pendaratan darurat di Italia selatan karena "kerusakan mesin yang disebabkan oleh dugaan tabrakan dengan burung".

Video tersebut belum bisa diverifikasi secara independen, tetapi situs web pelacakan penerbangan menunjukkan penerbangan DE3665 itu lepas landas dari Bandara Ioannis Kapodistrias di Corfu pada pukul 20.19 EEST pada hari Sabtu.

Sekitar 43 menit kemudian pesawat mendarat di Bandara Casale di Brindisi. Situs web pelacakan penerbangan Flightaware juga menunjukkan pesawat dialihkan ke Brindisi.

Laporan media Italia menyebutkan pilot mematikan mesin yang rusak awalnya mencoba kembali ke Corfu. Namun, pilot akhirnya memutuskan untuk melanjutkan penerbangan dengan hanya mesin satunya yang masih beroperasi dan mendarat darurat di Brindisi.

Mengutip laporan NDTV, Selasa (19/8/2025), maskapai Condor telah meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para penumpang, yang harus bermalam di bandara karena kurangnya hotel di kota tersebut. Mereka diterbangkan ke Düsseldorf keesokan harinya.

Boeing 757 adalah salah satu model pesawat penumpang tertua yang masih beroperasi—dan dijuluki "Atari Ferrari"—di dunia dan kini telah memasuki dekade kelima masa aktifnya.

Ini bukan pertama kalinya pesawat Boeing terbakar di udara. Bulan lalu, penerbangan Los Angeles-Atalanta yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan Amerika Serikat, Delta, harus kembali setelah mesin kirinya terbakar.

Pada 12 Juni, sebuah Boeing 787-8 Dreamliner yang dioperasikan oleh Air India menuju London jatuh beberapa detik setelah lepas landas dari Ahmedabad. Semua kecuali satu dari 272 orang di dalamnya tewas, begitu pula 19 orang lainnya di darat setelah pesawat, yang tiba-tiba kehilangan ketinggian, menabrak sebuah hostel.

Investigasi atas penyebab kecelakaan masih berlangsung, dengan laporan awal menunjukkan adanya pergerakan sakelar kontrol pasokan bahan bakar dari posisi "RUN" ke posisi "CUTOFF".
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
6 Negara yang Memiliki...
6 Negara yang Memiliki Angkatan Udara Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved