Diserang Pasukan Ukraina, Jenderal Terkenal Rusia Kehilangan Lengan dan Kaki
Senin, 18 Agustus 2025 - 12:04 WIB
loading...
A
A
A
Trump mengatakan Minggu malam bahwa Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dapat memilih untuk mengakhiri perang dengan Rusia sesegera mungkin. Namun, merebut kembali Crimea atau bergabung dengan NATO tetap mustahil.
"Presiden Zelensky dari Ukraina dapat mengakhiri perang dengan Rusia segera, jika dia mau, atau dia dapat terus berjuang," tulis Trump di platform Truth Social-nya, menjelang pertemuannya dengan Zelensky dan para pemimpin Eropa di Gedung Putih pada Senin.
"Tidak mungkin Obama kembali mengingat Crimea (12 tahun lalu, tanpa satu tembakan pun!), dan tidak akan masuk ke NATO oleh Ukraina. Beberapa hal tidak pernah berubah!!!," lanjut Trump mengacu pada momen lepas Crimea dari Ukraina ketika Barack Obama menjadi presiden AS.
Sebelumnya, utusan tinggi Gedung Putih Steve Witkoff mengungkap hasil kesepakatan dalam perundingan antara Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska pada Jumat lalu. Salah satu deal tersebut adalah Ukraina mendapat jaminan keamanan yang kuat dari Amerika dan negara-negara Eropa seperti penerapan Pasal 5 NATO.
Witkoff berharap dapat terjadi pertemuan yang produktif dengan Zelensky dan para pemimpin Eropa setelah perundingan Trump dan Putin.
Berbicara di CNN, Witkoff menambahkan bahwa Rusia telah menyetujui konsesi yang tidak disebutkan secara spesifik terkait lima wilayah Ukraina yang menjadi pusat pertempuran, khususnya provinsi Donetsk timur.
“Kami menyetujui jaminan keamanan yang kuat yang akan saya gambarkan sebagai pengubah keadaan,” kata Witkoff.
"Rusia telah membuat beberapa konsesi di meja perundingan terkait kelima wilayah tersebut. Ada diskusi penting terkait Donetsk dan apa yang akan terjadi di sana. Dan diskusi tersebut akan dirinci secara spesifik pada hari Senin," paparnya.
Lima wilayah itu adalah Crimea, Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia dan Kherson. Semuanya dulu wilayah Ukraina, namun kini di bawah kendali Rusia.
"Presiden Zelensky dari Ukraina dapat mengakhiri perang dengan Rusia segera, jika dia mau, atau dia dapat terus berjuang," tulis Trump di platform Truth Social-nya, menjelang pertemuannya dengan Zelensky dan para pemimpin Eropa di Gedung Putih pada Senin.
"Tidak mungkin Obama kembali mengingat Crimea (12 tahun lalu, tanpa satu tembakan pun!), dan tidak akan masuk ke NATO oleh Ukraina. Beberapa hal tidak pernah berubah!!!," lanjut Trump mengacu pada momen lepas Crimea dari Ukraina ketika Barack Obama menjadi presiden AS.
Sebelumnya, utusan tinggi Gedung Putih Steve Witkoff mengungkap hasil kesepakatan dalam perundingan antara Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska pada Jumat lalu. Salah satu deal tersebut adalah Ukraina mendapat jaminan keamanan yang kuat dari Amerika dan negara-negara Eropa seperti penerapan Pasal 5 NATO.
Witkoff berharap dapat terjadi pertemuan yang produktif dengan Zelensky dan para pemimpin Eropa setelah perundingan Trump dan Putin.
Berbicara di CNN, Witkoff menambahkan bahwa Rusia telah menyetujui konsesi yang tidak disebutkan secara spesifik terkait lima wilayah Ukraina yang menjadi pusat pertempuran, khususnya provinsi Donetsk timur.
“Kami menyetujui jaminan keamanan yang kuat yang akan saya gambarkan sebagai pengubah keadaan,” kata Witkoff.
"Rusia telah membuat beberapa konsesi di meja perundingan terkait kelima wilayah tersebut. Ada diskusi penting terkait Donetsk dan apa yang akan terjadi di sana. Dan diskusi tersebut akan dirinci secara spesifik pada hari Senin," paparnya.
Lima wilayah itu adalah Crimea, Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia dan Kherson. Semuanya dulu wilayah Ukraina, namun kini di bawah kendali Rusia.
Lihat Juga :