Siapa Jenderal Rudzani Maphwanya? Panglima Militer Afrika Selatan yang Mendukung Iran dan Palestina

Senin, 18 Agustus 2025 - 03:05 WIB
loading...
A A A
Ramaphosa menunjuk Maphwanya sebagai panglima angkatan darat pada tahun 2021. Jenderal tersebut, di Afrika Selatan pada era apartheid, bertugas di sayap militer Kongres Nasional Afrika (ANC), yang awalnya merupakan gerakan pembebasan, dan memimpin mayoritas parlemen hingga tahun 2024.

Juru bicara kepresidenan Vincent Magwenya, dalam sebuah konferensi pers, mengatakan bahwa keputusan sang jenderal untuk mengunjungi Iran sendiri tidak tepat waktu.

“Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan konflik di Timur Tengah ini, kunjungan tersebut dapat dikatakan tidak bijaksana, dan terlebih lagi, sang jenderal seharusnya lebih berhati-hati dalam memberikan komentar.”

Ia menambahkan, “Kami sedang dalam proses yang rumit untuk memulihkan hubungan politik dengan AS, tetapi yang lebih penting, menyeimbangkan hubungan perdagangan sedemikian rupa sehingga hubungan perdagangan tersebut saling menguntungkan.”

Demikian pula, Kementerian Hubungan Internasional dan Kementerian Pertahanan memisahkan pemerintah dari komentar Panglima Militer.

"Sangat disayangkan bahwa pernyataan politik dan kebijakan dilaporkan telah dibuat... Menteri Pertahanan dan Veteran Militer [Matsie Angelina Motshekga] akan bertemu dengan Jenderal Maphwanya sekembalinya beliau," demikian bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan pada hari Rabu.

4. Diminta Diseret ke Pengadilan Militer

Sementara itu, Partai Aliansi Demokratik (DA), salah satu dari empat partai yang membentuk pemerintahan koalisi Afrika Selatan, menyerukan agar Panglima Angkatan Darat diadili di pengadilan militer atas dasar "pelanggaran berat dan pelanggaran mencolok terhadap Kode Etik SANDF [Pasukan Pertahanan Nasional Afrika Selatan]."

"Menurut media pemerintah Iran, Jenderal Maphwanya telah melampaui mandat konstitusional dan profesionalnya, menjanjikan 'tujuan bersama' dengan Iran, mendukung sikap Iran terhadap Gaza, dan menyerukan penyelarasan strategis yang lebih mendalam," kata DA dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis.

"Pernyataan politik semacam itu secara tegas dilarang bagi perwira yang masih bertugas, melanggar kewajiban netralitas politik SANDF, dan melemahkan prinsip konstitusional tentang kontrol sipil atas militer," tambah partai tersebut.

5. Memperburuk Hubungan AS dan Afrika Selatan

Hubungan AS dan Afrika Selatan berada pada titik terendah dalam beberapa dekade, menjadikan ini masa yang sangat sensitif, kata para analis, menyusul perang 12 hari antara Iran dan koalisi AS-Israel pada bulan Juni.

Presiden Trump mengenakan tarif 30 persen untuk barang-barang Afrika Selatan yang masuk ke AS sebagai bagian dari perang tarif timbal balik yang luas pada bulan April. AS merupakan tujuan utama barang-barang Afrika Selatan seperti mobil, logam mulia, dan anggur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Main Sinetron Stripping,...
Main Sinetron Stripping, Gisel Sempet Galau Pikirkan Gempi
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Berita Terkini
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved