Mantan Panglima Militer Israel Sebut Netanyahu Seret Zionis ke Jurang Kehancuran

Minggu, 17 Agustus 2025 - 18:30 WIB
loading...
A A A
Wilayah-wilayah pendudukan telah menjadi lokasi protes yang meluas terhadap Netanyahu dan kabinet perangnya karena menggagalkan kesepakatan untuk memulangkan para tawanan, yang sebagian besar telah tewas dalam pemboman Israel yang membabi buta dan tanpa henti di Jalur Gaza.

Pada bulan Januari, perjanjian gencatan senjata sementara antara Israel dan Hamas menghasilkan pembebasan beberapa tawanan dan warga Palestina yang diculik secara ilegal di penjara-penjara Israel.

Namun, rezim Israel menolak untuk memperpanjang kesepakatan seperti yang direncanakan semula, dan malah memilih untuk mengintensifkan serangan militernya di Gaza dengan menghancurkan kesepakatan yang telah berlangsung selama 2 bulan tersebut.

Keluarga-keluarga Israel mengecam Perdana Menteri Benjamin Netanyahu karena "menelan" tawanan yang ditahan di Gaza dan gagal mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas.

Mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak juga melancarkan serangan keras terhadap Netanyahu pada Sabtu malam dan mengatakan bahwa ia "berbohong Senatural Napasnya."

Barak menuduh Netanyahu tidak lagi peduli dengan keamanan rezim dan malah berfokus pada keselamatan pribadi dan kelangsungan politiknya.

Mantan Perdana Menteri Israel tersebut mengatakan Netanyahu sedang melancarkan "perang yang sia-sia" yang bertujuan untuk menghindari persidangan korupsinya dan krisis terkait undang-undang wajib militer terkait pengecualian bagi "Haredim" ultra-Ortodoks.

Netanyahu, katanya, juga telah menyesatkan Presiden AS Donald Trump dan para ajudannya, meyakinkan mereka bahwa Israel hanya punya dua pilihan: menyerah kepada Hamas atau terus berperang hingga semua pejuangnya tersingkir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved