Putin Memenangkan Konsesi Ukraina di Alaska, tapi...

Minggu, 17 Agustus 2025 - 06:54 WIB
loading...
A A A
"Poin utamanya adalah kedua belah pihak telah secara langsung menempatkan tanggung jawab kepada Kyiv dan Eropa untuk mencapai hasil negosiasi di masa mendatang," kata Medvedev, yang menambahkan bahwa pertemuan puncak tersebut menunjukkan bahwa negosiasi dan pertempuran dapat dilakukan secara bersamaan.

Tuntutan Donbas


Sementara musyawarah terus berlanjut, pasukan Rusia perlahan namun pasti maju di medan perang dan mengancam serangkaian kota dan desa Ukraina yang kejatuhannya dapat mempercepat upaya Moskow untuk mengambil kendali penuh atas wilayah timur Donetsk, salah satu dari empat wilayah Ukraina yang diklaim Rusia sebagai miliknya.

Donetsk, yang sekitar 25% wilayahnya masih berada di luar kendali Rusia, dan wilayah Luhansk bersama-sama membentuk kawasan industri Donbas, yang telah dijelaskan Putin bahwa dia menginginkannya secara keseluruhan.

Putin memberi tahu Trump bahwa dia siap membekukan garis depan di Zaporizhzhia dan Kherson, dua wilayah lain yang diklaimnya, jika Kyiv setuju untuk menarik diri dari Donetsk dan Luhansk, kata seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters.

Zelensky menolak tuntutan tersebut, kata sumber itu.

Menurut laporan New York Times, Trump memberi tahu para pemimpin Eropa bahwa pengakuan Ukraina atas Donbas sebagai wilayah Rusia akan membantu tercapainya kesepakatan. AS siap menjadi bagian dari jaminan keamanan bagi Ukraina, kata Kanselir Jerman Friedrich Merz.

Beberapa kritikus Kremlin mengatakan keliru jika menganggap Putin terlalu sukses pada tahap ini.

"Rusia telah membangun kembali statusnya dan berdialog dengan AS," kata Michel Duclos, seorang diplomat Prancis yang sebelumnya bertugas di Moskow dan merupakan analis di lembaga think tank Montaigne Insitute.

"Namun, ketika perang sedang terjadi dan ekonomi sedang runtuh, keuntungan yang didapat terbatas," ujarnya.

Para pejabat Rusia membantah bahwa ekonominya, yang telah berada dalam posisi perang dan terbukti lebih tangguh daripada yang diperkirakan Barat meskipun ada sanksi berat, sedang runtuh. Namun, mereka telah mengakui tanda-tanda overheating dan mengatakan ekonomi dapat memasuki resesi tahun depan kecuali kebijakan disesuaikan.

"Bagi Putin, masalah ekonomi adalah hal sekunder dibandingkan tujuannya, tetapi dia memahami kerentanan kita dan biaya yang harus dikeluarkan," kata seorang sumber yang akrab dengan pemikiran Kremlin.

"Kedua belah pihak harus membuat konsesi. Pertanyaannya adalah sejauh mana. Alternatifnya, jika kita ingin mengalahkan mereka secara militer, adalah memobilisasi sumber daya lebih dalam dan menggunakannya dengan lebih terampil, tetapi kita tidak akan menempuh jalan itu karena berbagai alasan," kata sumber tersebut.

"Tugas Trump adalah menekan Ukraina agar mengakui perjanjian tersebut," imbuh dia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Dokumen Rahasia AS Ungkap...
Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO
Rekomendasi
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Berita Terkini
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved