Pramugari Air Canada Mogok, Ratusan Penerbangan yang Mengangkut 130.000 Penumpang Dibatalkan

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 19:23 WIB
loading...
A A A
Penumpang Freddy Ramos, 24, mengatakan kepada kantor berita Reuters pada hari Jumat di bandara terbesar Kanada di Toronto bahwa penerbangan sebelumnya dibatalkan karena perselisihan perburuhan dan bahwa ia telah dipesan ulang oleh Air Canada ke tujuan yang berbeda.

"Mungkin 10 menit sebelum boarding, gerbang kami diubah, lalu dibatalkan, lalu ditunda, lalu dibatalkan lagi," katanya.

Para pelaku bisnis Kanada yang terguncang akibat perselisihan dagang dengan Amerika Serikat telah mendesak pemerintah federal untuk memberlakukan arbitrase yang mengikat bagi kedua belah pihak, yang akan mengakhiri pemogokan.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan sebelum pemogokan dimulai, Dewan Bisnis Kanada memperingatkan bahwa penghentian kerja Air Canada dapat menambah penderitaan.

"Di saat Kanada menghadapi tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada rantai pasokan ekonomi penting kami, gangguan terhadap layanan perjalanan penumpang udara nasional dan transportasi kargo akan menyebabkan kerugian langsung dan luas bagi seluruh warga Kanada," katanya.

Air Canada telah meminta pemerintahan minoritas Liberal Perdana Menteri Mark Carney untuk memerintahkan kedua belah pihak ke arbitrase yang mengikat, meskipun CUPE, yang mewakili para pramugari, menyatakan keberatan atas langkah tersebut.

Air Canada dan Air Canada Rouge biasanya mengangkut sekitar 130.000 pelanggan per hari. Air Canada juga merupakan maskapai asing tersibuk yang melayani AS berdasarkan jumlah penerbangan terjadwal.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup B Piala Dunia 2026: Ada Alajbegovic Sang Pencetak Gol Jarak Jauh Termuda
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Berita Terkini
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved