Probiotik Menjadi Menu Makan Siang Favorit Anak Sekolah di Jepang

Kamis, 14 Agustus 2025 - 17:01 WIB
loading...
A A A
Di pabrik Ibaraki, delegasi bisa melihat langsung produksi Yakult mulai dari pengolahan susu fermentasi, proses pembauatan botol, pengisian, hingga pengepakan yang mayoritas dilakukan secara otomatis dengan standar kualitas tinggi. Ini untuk menjamin produk benar benar sesuai standar yang sudah ditetapkan.

Di Indonesia, Yakult memiliki dua pabrik yaitu di Sukabumi Jawa Barat dan pabrik kedua di Ngoro Industrial Park, Mojokerto, Jawa Timur. “Standar dan kualitas pabrik Yakult di Indonesia sama dengan yang ada di sini (Jepang),” kata Antonius Nababan kepada SindoNews.

Kekuatan Yakult Lady
Ikut berjualan bareng dengan Yakult Lady di Tokyo adalah pengalaman yang sulit didapat. Yakult Lady adalah ujung tombak pemasaran produk Yakult yang cukup dikenal di Indonesia. Kontribusi penjualannya juga cukup signifikan.

Apa rahasia kekuatan pemasaran Yakult Lady? SindoNews sempat mengikuti perjalanan seorang Yakult Lady dari kantornya di pusat Kota Tokyo. Pemasaran melalui Yakult Lady dimulai sejak 1963. Berarti sudah 62 tahun diberlakukan. “Ibu-ibu tim Yakult Lady sangat enjoy bekerja. Mereka sudah memiliki pelanggan loyal,” kata salah satu manager di kantor Yakult Lady di Tokyo.

Menggunakan gerobak dorong yang sudah dimodifikasi sesuai kebutuhan, Yakult Lady berangkat dari kantor setelah melengkapi berbagai produk yang diminati konsumen. Selain minuman probiotik, di Jepang juga dikenal produk Yakult lain seperti yogurt, susu, jus, kopi dan lain lain.

Yakult Lady akan menjelaskan fungsi masing masing minuman sembari mendengarkan pelanggan yang kadang menyampaikan keluhannya hari itu. Dan Yakult Lady kami akan langsung menyarankan produk yang tepat untuk menghilangkan keluhan tersebut,” tambah sang Manager.

Probiotik Menjadi Menu Makan Siang Favorit Anak Sekolah di Jepang


Memang benar adanya. Seorang Yakult Lady yang diikuti SindoNews, keluar masuk perkantoran dan apartemen pelanggan di waktu yang sama setiap hari. Malah hari itu produk Yakult 1000 yang sangat populer di masyarakat Jepang sudah habis dalam setengah perjalanan.

“Saya sering kehabisan barang karena ada yang membeli lebih dan terkadang ada yang pembeli lain di luar pelanggan. Tapi saya sangat menikmati pekerjaan ini,” ujar Yakult Lady ini.

Bagi ibu rumah tangga di Tokyo, menjadi Yakult Lady adalah pekerjaan yang menguntungkan. Penghasila rata-rata mereka mencapai 160.000 yen atau sekitar Rp16 juta per bulan dengan 5 jam kerja per hari.

“Keunggulan Yakult Lady yang lain adalah edukasi produk secara personal langsung kepada pelanggan. Ini yang unik,” kata Nao Komatsu, direktur marketing Yakult Indonesia yang ikut menemani Yakult Lady berjualan di Tokyo.

Tercatat ada 32.000 Yakult Lady di seluruh wilayah Jepang dan kontribusi mereka terhadap penjualan lebih dari 50%. Jumlah yang sungguh signifikan dalam pemasaran.

Di Indonesia pun kontribusi Yakult Lady juga sangat bagus. Bahkan menurut Antonius Nababan, jangkauan Yakult Lady di Indonesia masih sangat beperluang untuk diperluas.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
China Blakblakan Targetkan...
China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Berita Terkini
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved