Delegasi Hamas Kunjungi Mesir untuk Bahas Proposal Gencatan Senjata 60 Hari di Jalur Gaza
Rabu, 13 Agustus 2025 - 07:05 WIB
loading...
A
A
A
Menurut sumber tersebut, perundingan Kairo "membahas pencapaian gencatan senjata 60 hari" di Gaza.
"Perundingan ini bertujuan untuk sekali lagi mendorong dimulainya kembali negosiasi dan membuat kemajuan menuju tercapainya kesepakatan gencatan senjata," ungkap mereka.
Sumber tersebut mengatakan dorongan gencatan senjata baru ini sejalan dengan upaya Mesir membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza yang terkepung.
Selasa pagi, lembaga penyiaran publik Israel, KAN, mengatakan para negosiator Israel terpecah belah mengenai kemungkinan mencapai kemajuan dalam perundingan untuk mencapai pertukaran tahanan dan kesepakatan gencatan senjata di Gaza.
KAN melaporkan, “Delegasi Hamas di Kairo sedang membahas satu inisiatif baru yang mencakup kesepakatan komprehensif untuk membebaskan 50 warga Israel (baik tawanan maupun jenazah) dengan imbalan pelucutan senjata gerakan tersebut."
Tidak ada komentar langsung dari Hamas terkait laporan tersebut.
Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty mengatakan pada hari Senin bahwa Kairo, yang bekerja sama dengan Qatar dan AS, sedang mengupayakan "kesepakatan komprehensif" yang akan menghentikan perang Israel dan mengamankan kesepakatan penuh antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina.
"Perundingan ini bertujuan untuk sekali lagi mendorong dimulainya kembali negosiasi dan membuat kemajuan menuju tercapainya kesepakatan gencatan senjata," ungkap mereka.
Sumber tersebut mengatakan dorongan gencatan senjata baru ini sejalan dengan upaya Mesir membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza yang terkepung.
Selasa pagi, lembaga penyiaran publik Israel, KAN, mengatakan para negosiator Israel terpecah belah mengenai kemungkinan mencapai kemajuan dalam perundingan untuk mencapai pertukaran tahanan dan kesepakatan gencatan senjata di Gaza.
KAN melaporkan, “Delegasi Hamas di Kairo sedang membahas satu inisiatif baru yang mencakup kesepakatan komprehensif untuk membebaskan 50 warga Israel (baik tawanan maupun jenazah) dengan imbalan pelucutan senjata gerakan tersebut."
Tidak ada komentar langsung dari Hamas terkait laporan tersebut.
Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty mengatakan pada hari Senin bahwa Kairo, yang bekerja sama dengan Qatar dan AS, sedang mengupayakan "kesepakatan komprehensif" yang akan menghentikan perang Israel dan mengamankan kesepakatan penuh antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina.
Lihat Juga :