India Kirim 20.000 Pekerja ke Israel untuk Gantikan Warga Palestina sejak Genosida Gaza

Selasa, 12 Agustus 2025 - 17:07 WIB
loading...
A A A
"Di masa lalu, Israel bergantung pada pekerja Palestina dan pekerja migran dari negara lain, tetapi situasi politik telah meninggalkan kekosongan yang besar," ungkap agen tersebut dalam pernyataan pada bulan Februari.

"Akibat kebutuhan mendesak ini, Israel telah meminta bantuan dari India, dan hubungan ini secara bertahap membentuk dasar proses rekonstruksi negara tersebut," tambah agen tersebut.

Pemerintah India mengatakan sekitar 220 pekerja India yang pergi ke Israel selama dua tahun terakhir melalui jalur swasta pulang "terutama karena ketidakcocokan keterampilan dan kendala bahasa".

Seorang pekerja pertanian tewas dalam konflik Israel-Lebanon pada Maret 2024, menurut pemerintah.

Disebutkan pekerja tersebut tewas dalam serangan dari Lebanon pada Maret 2024.

"Tiga warga negara India terluka, satu orang dalam serangan roket dari Gaza pada 7 Oktober 2023 dan dua lainnya dalam serangan dari Lebanon pada Maret 2024," ungkap pemerintah.

Selama bertahun-tahun, ribuan warga India telah bepergian ke Israel untuk bekerja sebagai pengasuh, pedagang berlian, dan profesional TI.

Pada tahun 2022, warga India merupakan proporsi mahasiswa asing tertinggi di Israel.

Baca juga: Manila Prihatin 2 Kapal China Tabrakan saat Kejar Kapal Filipina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Setan Merah Comeback,...
Setan Merah Comeback, Laga Belgia vs Senegal Berlanjut ke Extra Time
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved