RI pada AS: Mari Kita Jaga Stabilitas dan Perdamaian di Kawasan

loading...
RI pada AS: Mari Kita Jaga Stabilitas dan Perdamaian di Kawasan
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi dalam pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN-AS mendesak Washington untuk turut serta membantu menjaga perdamaian di kawasan. Foto/Kemlu RI
A+ A-
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi dalam pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN-Amerika Serikat (AS) mendesak Washington untuk turut serta membantu menjaga perdamaian di kawasan. Salah satu caranya adalah dengan menghormati hukum internasional yang berlaku.

"Saya menyampaikan bahwa ASEAN didirikan untuk perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan. Kita memiliki prinsip-prinsip yang ada di dalam Zona Perdamaian, Kebebasan dan Netralitas (ZOPFAN) dan Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama (TAC)," ucap Retno. (Baca juga: Bunuh Polisi AS, Pria Ini Divonis 2 Hukuman Penjara Seumur Hidup Plus 835 Tahun)

Retno, saat menggelar konferensi pers virtual pada Kamis (10/9/2020), menuturkan, prinsip-prinsip yang ada di berbagai deklarasi atau piagam, termasuk yang saya sebutkan tadi ZOPFAN dan TAC telah membantu ASEAN untuk mengejar tujuan tersebut.

"TAC tidak hanya terkait dengan ASEAN tetapi juga terkait antara ASEAN dengan Mitra Wicara ASEAN, termasuk AS Indonesia juga mengharapkan agar kerja sama ASEAN dan AS terus dapat dilakukan dan menjadi true partner untuk perdamaian dan stabilitas di kawasan," ucapnya. (Baca juga: Jago "ML", Dua Mahasiswi Wakili Indonesia di Ajang AWS DeepRacer ASEAN)

Dalam pertemuan tersebut, Retno menuturkan bahwa dia juga menyampaikan bahwa ASEAN-AS harus dapat menjalin kerja sama jangka panjang untuk membangun ketahanan kesehatan kawasan, antara lain melalui jaringan yang lebih luas atau memperkuat jaringan antara Centers for Disease Control and Prevention.



"Saya juga menyampaikan mengenai vaksin. Saya sampaikan vaksin adalah game-changer dan vaksin adalah harapan masyarakat. Oleh karena itu, ASEAN-AS juga diharapkan dapat bekerja sama dalam pengembangan, manufacturing dan produksi vaksin untuk memenuhi harapan masyarakat kita," tukasnya.
(esn)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top