7 Negara dengan Lahan Tersubur di Dunia, 2 di Antaranya Saling Bunuh

Senin, 11 Agustus 2025 - 14:55 WIB
loading...
7 Negara dengan Lahan...
Amerika Serikat termasuk di antara tujuh negara dengan lahan tersubur di dunia. Foto/Mississippi Valley Conservancy
A A A
JAKARTA - Setidaknya tercatat ada tujuh negara dengan lahan paling subur di dunia. Dua di antaranya adalah Rusia dan Ukraina, yang terlibat perang mematikan sejak Februari 2022.

Di era krisis pangan dan perubahan iklim, kesuburan lahan bukan hanya soal warna tanah hijau—tapi tentang produktivitas, potensi ketahanan pangan global, dan kekuatan geopolitik.

Mengutip dari Macrotrends, indikator yang paling relevan untuk menentukan negara-negara paling subur adalah luas lahan untuk berocok tanam (arable land) dan kualitas tanah seperti chernozem atau tanah hitam kaya humus.

Baca Juga: Ini 7 Negara Tertua: Lahir sebelum Dunia Punya Peta, Apalagi Google Maps

Daftar 7 Negara Paling Subur Berdasarkan Arable Land dan Kualitas Tanah

1. Amerika Serikat (AS)

♦Negara ini mempimpin dunia sebagai pemilik lahan tersubur, dengan sekitar 389,8 juta acre (157,7 juta hektare) atau sekitar 16% total arable land global.
♦Di Amerika terdapat Lembah Mississippi, juga dikenal sebagai Black Belt, yang memiliki tanah hitam ultra-subur—jadi kunci produktivitas jagung dan kedelai.


2. India

♦Negara ini memiliki lahan bercocok tanam terbesar kedua, sekitar 381,6 juta acre (154,4 juta hektare). Sebagian besar arable land-nya berada di Dataran Indo-Gangga—tanah aluvial yang sangat subur.
♦India juga terkenal dengan keberagaman tanah, dari alluvial hingga regur (vertisol) yang sangat menunjang produksi pangan nasional.


3. Rusia

♦Negara ini memiliki arable land sekitar 121,6 juta hektare dan dominasi tanah chernozem di zona dataran hitam.

4. China

♦Negara ini memiliki 108 juta hektare arable land, termasuk sawah luas di Dataran Sungai Kuning dan Yangtze.
♦China terkenal dengan produktivitas pangan yang tinggi berkat lahan dataran rendah dan intensifikasi pertanian modern.

5. Brasil

♦Negara ini memiliki 58 juta hektare arable land, dengan fokus di Cerrado dan Mato Grosso—tanah latosol subur untuk kedelai, kopi, dan tebu.

6. Argentina

♦Negara ini memiliki 42 juta hektare arable land, didukung tanah di wilayah Pampas yang ideal untuk sereal, kedelai, dan peternakan.

7. Ukraina

♦Negara yang sedang perang dengan Rusia ini memiliki 32,9 juta hektare arable land, dengan lebih dari 65% arable land-nya berupa chernozem—salah satu jenis tanah paling subur di dunia.

Dari tujuh negara itu, AS dan India unggul dari sisi kuantitas. Sedangkan Ukraina dan Rusia menawarkan kualitas, yakni chernozem yang sangat tinggi sehingga sangat produktif.

Tiga negara lainnya; China, Brasil, dan Argentina diuntungkan dengan iklim dan geografi strategis.

Ketujuh negara tersebut menjadi pemain utama dalam ekspor pangan—jagung, kedelai, gandum, dan produk agrikultur lainnya, yang berkontribusi besar terhadap GDP mereka.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved