8 Negara Eropa Kecam Rencana Israel Mencaplok Gaza, Siapa Mereka?
Senin, 11 Agustus 2025 - 14:51 WIB
loading...
A
A
A
Para menteri luar negeri mencatat bahwa pendudukan yang direncanakan akan menyebabkan tingginya angka kematian yang tidak dapat diterima dan pemindahan paksa hampir 1 juta warga sipil Palestina.
"Kami dengan tegas menolak segala perubahan demografis atau teritorial di Wilayah Palestina yang Diduduki," tegas pernyataan tersebut, seraya menambahkan bahwa tindakan dalam hal ini merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional.
Para menteri luar negeri memperingatkan bahwa intensifikasi ofensif militer dan pendudukan Kota Gaza merupakan "hambatan serius" bagi implementasi solusi dua negara.
"Jalur Gaza harus menjadi bagian integral dari Negara Palestina, bersama dengan Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur," demikian pernyataan tersebut, yang menyebutkan bahwa pengakuan Palestina dan Israel merupakan "jaminan keamanan terbaik bagi keduanya, dan akan menjamin stabilitas bagi seluruh kawasan."
"Kami terus menyerukan perjanjian gencatan senjata segera dan penghentian permanen permusuhan, pembebasan segera semua sandera di tangan Hamas, dan masuknya bantuan kemanusiaan secara cepat, tanpa hambatan, dan dalam skala besar," tambahnya.
"Kami dengan tegas menolak segala perubahan demografis atau teritorial di Wilayah Palestina yang Diduduki," tegas pernyataan tersebut, seraya menambahkan bahwa tindakan dalam hal ini merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional.
Para menteri luar negeri memperingatkan bahwa intensifikasi ofensif militer dan pendudukan Kota Gaza merupakan "hambatan serius" bagi implementasi solusi dua negara.
"Jalur Gaza harus menjadi bagian integral dari Negara Palestina, bersama dengan Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur," demikian pernyataan tersebut, yang menyebutkan bahwa pengakuan Palestina dan Israel merupakan "jaminan keamanan terbaik bagi keduanya, dan akan menjamin stabilitas bagi seluruh kawasan."
"Kami terus menyerukan perjanjian gencatan senjata segera dan penghentian permanen permusuhan, pembebasan segera semua sandera di tangan Hamas, dan masuknya bantuan kemanusiaan secara cepat, tanpa hambatan, dan dalam skala besar," tambahnya.
Lihat Juga :