Mengapa Kecaman Global Pencaplokan Gaza Tak Berpengaruh pada Israel?
Senin, 11 Agustus 2025 - 03:15 WIB
loading...
A
A
A
Palestine Solidarity Campaign (PSC), salah satu penyelenggara demonstrasi pro-Palestina nasional, menulis di X sebelum protes bahwa Israel membuat warga Palestina di Gaza kelaparan hingga mati. "Pemerintah kami harus mengambil tindakan untuk mengakhiri genosida Israel," demikian pernyataannya.
Dengan membawa bendera Palestina, massa meneriakkan slogan-slogan, termasuk slogan yang mengkritik pemerintah Inggris "karena terlibat" dalam genosida tersebut.
Ratusan orang di Stockholm memprotes rencana Israel untuk menduduki Kota Gaza.
Para pengunjuk rasa berkumpul di area Odenplan dengan berbagai spanduk yang mengecam serangan Israel dan dukungan AS terhadap Israel.
Para demonstran kemudian berbaris menuju Kementerian Luar Negeri.
Kabinet Keamanan Israel menyetujui rencana pendudukan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang ditentang luas pada Jumat pagi.
Banyak juga yang turun ke jalan di Amsterdam untuk memprotes rencana tersebut dan dukungan Barat terhadap Israel.
Demonstrasi tersebut menuntut pengiriman bantuan segera tanpa batas ke Gaza.
Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan pada hari Jumat bahwa 21 warga Palestina tewas dan lebih dari 341 lainnya luka-luka saat mencari bantuan kemanusiaan dalam 24 jam terakhir. Hal ini menjadikan jumlah warga Palestina yang tewas saat mencari bantuan menjadi 1.743 orang, dengan lebih dari 12.590 orang luka-luka sejak 27 Mei.
Dilaporkan bahwa 11 orang, termasuk anak-anak, telah meninggal dalam 24 jam terakhir akibat kelaparan dan malnutrisi. Hal ini menjadikan jumlah korban tewas akibat kelaparan menjadi 212 orang, termasuk 98 anak-anak, seiring krisis kemanusiaan di wilayah kantong tersebut semakin dalam.
Beberapa demonstrasi pro-Palestina diadakan di Spanyol, termasuk Madrid, untuk memprotes serangan Israel dan kelaparan di Gaza.
Dengan membawa bendera Palestina, massa meneriakkan slogan-slogan, termasuk slogan yang mengkritik pemerintah Inggris "karena terlibat" dalam genosida tersebut.
Ratusan orang di Stockholm memprotes rencana Israel untuk menduduki Kota Gaza.
Para pengunjuk rasa berkumpul di area Odenplan dengan berbagai spanduk yang mengecam serangan Israel dan dukungan AS terhadap Israel.
Para demonstran kemudian berbaris menuju Kementerian Luar Negeri.
Kabinet Keamanan Israel menyetujui rencana pendudukan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang ditentang luas pada Jumat pagi.
Banyak juga yang turun ke jalan di Amsterdam untuk memprotes rencana tersebut dan dukungan Barat terhadap Israel.
Demonstrasi tersebut menuntut pengiriman bantuan segera tanpa batas ke Gaza.
Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan pada hari Jumat bahwa 21 warga Palestina tewas dan lebih dari 341 lainnya luka-luka saat mencari bantuan kemanusiaan dalam 24 jam terakhir. Hal ini menjadikan jumlah warga Palestina yang tewas saat mencari bantuan menjadi 1.743 orang, dengan lebih dari 12.590 orang luka-luka sejak 27 Mei.
Dilaporkan bahwa 11 orang, termasuk anak-anak, telah meninggal dalam 24 jam terakhir akibat kelaparan dan malnutrisi. Hal ini menjadikan jumlah korban tewas akibat kelaparan menjadi 212 orang, termasuk 98 anak-anak, seiring krisis kemanusiaan di wilayah kantong tersebut semakin dalam.
Beberapa demonstrasi pro-Palestina diadakan di Spanyol, termasuk Madrid, untuk memprotes serangan Israel dan kelaparan di Gaza.
Lihat Juga :