AL Inggris Terlibat dalam Kebocoran Radiaktif Nuklir
Senin, 11 Agustus 2025 - 01:10 WIB
loading...
A
A
A
Dokumen-dokumen tersebut dirilis setelah pertarungan enam tahun di bawah undang-undang kebebasan informasi Skotlandia, tulis surat kabar tersebut.
Komisaris Informasi Skotlandia, David Hamilton, memutuskan pada bulan Juni bahwa sebagian besar berkas harus dipublikasikan, menolak klaim militer bahwa kerahasiaan diperlukan untuk menjamin keamanan nasional. Ia mengatakan risiko utamanya adalah "reputasi", bukan keselamatan.
Meskipun SEPA menyatakan tingkat radioaktivitas dalam insiden-insiden ini sangat rendah dan tidak membahayakan kesehatan manusia, mereka menemukan adanya "kekurangan dalam pemeliharaan dan manajemen aset yang menyebabkan kegagalan kopling yang secara tidak langsung menyebabkan produksi limbah radioaktif yang tidak perlu."
Pada bulan Mei, The Ferret melaporkan bahwa telah terjadi 12 insiden nuklir di pangkalan kapal selam Angkatan Laut Kerajaan Faslane sejak tahun 2023 yang berpotensi melepaskan zat radioaktif.
Komisaris Informasi Skotlandia, David Hamilton, memutuskan pada bulan Juni bahwa sebagian besar berkas harus dipublikasikan, menolak klaim militer bahwa kerahasiaan diperlukan untuk menjamin keamanan nasional. Ia mengatakan risiko utamanya adalah "reputasi", bukan keselamatan.
Meskipun SEPA menyatakan tingkat radioaktivitas dalam insiden-insiden ini sangat rendah dan tidak membahayakan kesehatan manusia, mereka menemukan adanya "kekurangan dalam pemeliharaan dan manajemen aset yang menyebabkan kegagalan kopling yang secara tidak langsung menyebabkan produksi limbah radioaktif yang tidak perlu."
Pada bulan Mei, The Ferret melaporkan bahwa telah terjadi 12 insiden nuklir di pangkalan kapal selam Angkatan Laut Kerajaan Faslane sejak tahun 2023 yang berpotensi melepaskan zat radioaktif.
(ahm)
Lihat Juga :