Siapa Rouzbeh Vadi? Ilmuwan Nuklir Iran yang Digantung karena Bocorkan Rahasia Negara ke Israel

Jum'at, 08 Agustus 2025 - 15:01 WIB
loading...
A A A
Komunikasi awal disebut dilakukan oleh seseorang bernama "Alex", yang kemudian digantikan oleh "Kevin", seorang agen senior Mossad.

Vadi diduga melakukan lima pertemuan rahasia di Wina, Austria, dengan para agen tersebut. Dalam pertemuan-pertemuan itu, ia harus melewati uji kebohongan (lie detector), penggeledahan menyeluruh tanpa pakaian, dan menerima perangkat komunikasi rahasia.

Sebagai imbalannya, Vadi disebut mendapatkan bayaran dalam bentuk cryptocurrency yang dikirim setiap bulan.

Klaim ini, jika benar, menunjukkan kecanggihan operasi intelijen Israel dalam menjangkau bahkan ilmuwan dalam negara musuh.

4. Proses Penangkapan dan Pengadilan


Vadi ditangkap badan intelijen Iran dan ditahan di penjara Ghezel Hesar di Karaj, fasilitas penahanan dengan tingkat keamanan tinggi.

Ia menjalani pengadilan secara tertutup dan dituduh melanggar sejumlah pasal dalam hukum pidana dan undang-undang keamanan nasional Iran.

Menurut laporan resmi, Mahkamah Agung Iran menguatkan putusan pengadilan yang menjatuhkan hukuman mati terhadapnya.

Namun, berbagai organisasi HAM mengkritik proses ini karena dinilai tidak transparan, tidak memberikan hak pembelaan yang memadai, serta adanya dugaan bahwa pengakuan diperoleh melalui tekanan dan penyiksaan psikologis.

5. Eksekusi dan Reaksi Publik


Eksekusi dilakukan secara diam-diam pada 6 Agustus 2025. Vadi dihukum gantung di penjara tempat ia ditahan, tanpa ada pemberitahuan publik sebelumnya.

Pemerintah Iran baru mengumumkan eksekusi itu keesokan harinya, disertai video propaganda yang menunjukkan pengakuan dari Vadi yang disebut-sebut dilakukan sebelum eksekusi.

Banyak pihak internasional menilai tindakan tersebut adalah bentuk intimidasi politik dan pembungkaman terhadap intelektual yang memiliki relasi internasional.

Eksekusi ini dilakukan berbarengan dengan eksekusi terhadap Mehdi Asgharzadeh, seorang tahanan yang dituduh merencanakan sabotase fasilitas industri atas perintah kelompok Negara Islam (ISIS), menunjukkan tren eksekusi yang meningkat di Iran terhadap berbagai kelompok yang dianggap mengancam negara.

6. Kritik dari Kalangan Akademik dan Aktivis HAM


Salah satu kritik keras terhadap kasus Vadi datang dari Amirkabir Newsletter, publikasi internal universitas tempat Vadi pernah belajar dan meneliti.

Dalam laporan investigatifnya, mereka mempertanyakan keabsahan narasi pemerintah, dan menilai aktivitas Vadi selama ini justru menunjukkan kesetiaan dan dedikasinya terhadap negara.

Perjalanan Vadi ke Wina, misalnya, bukanlah kegiatan terselubung, melainkan kunjungan resmi yang diketahui pembimbing akademiknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Berita Terkini
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved