2 Eks Tentara Israel Diduga Kelola Vila Mewah di Bali, Indonesia Diminta Bertindak

Jum'at, 08 Agustus 2025 - 10:39 WIB
loading...
A A A
"Memverifikasi negara asal paspor saja tidak cukup. Kita harus bertanya: Siapakah orang-orang di balik paspor ini? Apa afiliasi masa lalu mereka? Apa yang mereka bawa ke dalam komunitas kita—modal, atau kontroversi?," paparnya, yang menyerukan pihak berwenang Indonesia untuk bertindak.

Menurutnya, jika kecurigaan tersebut terbukti—bahwa orang-orang itu pernah bertugas di IDF—maka kehadiran mereka di Indonesia bukan hanya dipertanyakan secara moral; melainkan juga provokatif.

"Integrasi diam-diam mereka ke dalam perekonomian Bali, sementara rakyat Palestina terus menderita di bawah pendudukan, merupakan ironi yang mengerikan. Bayangkan, sejenak, seorang mantan tentara yang terlibat dalam operasi militer di Gaza, menyeruput air kelapa di pesisir Bali, mengelola vila-vila mewah sementara rakyat Palestina tidak mendapatkan air bersih dan makanan di kampung halaman," imbuh dia.

"Mari kita perjelas: ini bukan perburuan terhadap orang Israel atau Yahudi. Ini tentang akuntabilitas militer, bukan etnisitas. Ada perbedaan besar antara seorang pelancong sipil Israel dan mantan anggota aparat militer yang bertanggung jawab untuk menegakkan kebijakan yang dikutuk oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amnesty International, dan banyak lembaga pemantau hak asasi manusia. Ketika orang-orang seperti itu tiba di Indonesia dan mulai diam-diam menanamkan diri dalam tatanan ekonomi dan sosial kita, kita harus bertanya pada diri sendiri nilai-nilai apa yang kita junjung tinggi," papar Rakhmat.

Dia menambahkan, risiko kehadiran bukan sekadar simbolis. Kehadiran mereka, jika terbukti, dapat memicu reaksi publik yang meluas—tidak hanya di Bali tetapi juga di seluruh negeri.

"Rakyat Indonesia telah berulang kali berunjuk rasa mendukung pembebasan Palestina, mulai dari protes massal hingga penggalangan dana. Bagi banyak orang, mengizinkan mantan personel IDF untuk menjalankan bisnis di sini terasa seperti pengkhianatan. Hal ini merusak kejelasan moral dari sikap internasional kita dan tidak menghormati kehendak kolektif rakyat kita," terangnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
6 Fakta Timnas Timnas...
6 Fakta Timnas Timnas Brasil Gagal Menang di Partai Pembuka Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved