Iran Nyatakan Perang Melawan Israel Belum Berakhir, Rudal Paling Dahsyat Belum Digunakan

Jum'at, 08 Agustus 2025 - 08:12 WIB
loading...
Iran Nyatakan Perang...
Iran nyatakan perang melawan Israel belum berakhir, rudalnya paling dahsyat bahkan belum digunakan. Foto/NDTV
A A A
TEHERAN - Iran menyatakan perang melawan Israel belum berakhir dan gencatan senjata yang terjadi saat ini hanya jeda pertempuran. Media yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) bahkan mengeklaim rudal Teheran yang paling menimbulkan kerusakan dahsyat belum digunakan.

Gencatan senjata yang dimulai 24 Juni mengakhiri perang 12 hari antara Iran dan Israel. Banyak komandan militer, ilmuwan nuklir, dan warga sipil Iran termasuk di antara 1.062 orang yang tewas dalam invasi udara Israel. Sedangkan 29 orang Israel tewas dalam serangan balasan Iran.

“Perang belum berakhir. Kita berada dalam keadaan jeda sementara,” kata kepala intelijen IRGC Brigadir Jenderal Majid Khademi dalam pidato hari Kamis untuk menandai upacara peringatan 40 hari di Masyhad untuk pendahulunya, Mohammad Kazemi, yang tewas dalam serangan udara Israel selama perang tersebut.

Baca Juga: Iran Gantung Ilmuwan Nuklirnya karena Jadi Mata-mata Mossad

"Musuh sedang melakukan operasi kognitif, perang intelijen, dan serangan psikologis, dengan harapan menciptakan krisis internal. Oleh karena itu, masyarakat dan pejabat harus terjun ke lapangan dengan kewaspadaan tinggi," ujarnya, seperti dikutip dari Iran International, Jumat (8/8/2025).

Di antara petinggi militer Iran yang tewas dalam perang tersebut adalah Kepala Staf Angkatan Bersenjata Mohammad Bagheri, Komandan IRGC Hossein Salami, Komandan Pasukan Dirgantara IRGC Amir Ali Hajizadeh, dan Deputi Operasi IRGC Mehdi Rabbani.

Sementara itu, media afiliasi IRGC; Tasnim News, dalam editorialnya menyatakan sistem pertahanan udara Iran yang telah diperbaiki dan stok rudal yang tidak terpakai berarti Iran dapat menangkis serangan Israel dan menimbulkan lebih banyak kerusakan dalam perang baru nanti.

“Pertahanan udara Iran rusak di awal perang 12 hari, tetapi sejak itu Iran telah membangun kembali dan memodernisasi sistemnya. Israel sekarang menyadari bahwa pertahanan udara Iran dalam perang di masa depan akan berkali-kali lipat lebih kuat,” tulis Tasnim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved