Hizbullah: Keputusan Pemerintah Lebanon Lucuti Senjata Kelompok Non-Negara adalah Dosa Besar
Kamis, 07 Agustus 2025 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Mereka mengatakan sidang kabinet yang direncanakan pada hari Kamis seharusnya menjadi "kesempatan untuk memperbaiki arah dan memulihkan persatuan Lebanon."
Israel melancarkan operasi militer di Lebanon pada 8 Oktober 2023, yang meningkat menjadi perang skala penuh pada September 2024, menewaskan lebih dari 4.000 orang dan melukai sekitar 17.000 orang.
Gencatan senjata dicapai pada bulan November, tetapi pasukan Israel telah melakukan serangan hampir setiap hari di Lebanon selatan, yang diklaim menargetkan aktivitas kelompok Hizbullah.
Berdasarkan gencatan senjata tersebut, Israel seharusnya menarik diri sepenuhnya dari Lebanon selatan pada 26 Januari, tetapi batas waktu diperpanjang hingga 18 Februari setelah Tel Aviv menolak mematuhinya. Israel masih mempertahankan kehadiran militer di lima pos perbatasan.
Baca juga: Profil Boston Consulting Group dan 8 Fakta Biaya Proyek Pemindahan Warga Gaza ke Somalia
Israel melancarkan operasi militer di Lebanon pada 8 Oktober 2023, yang meningkat menjadi perang skala penuh pada September 2024, menewaskan lebih dari 4.000 orang dan melukai sekitar 17.000 orang.
Gencatan senjata dicapai pada bulan November, tetapi pasukan Israel telah melakukan serangan hampir setiap hari di Lebanon selatan, yang diklaim menargetkan aktivitas kelompok Hizbullah.
Berdasarkan gencatan senjata tersebut, Israel seharusnya menarik diri sepenuhnya dari Lebanon selatan pada 26 Januari, tetapi batas waktu diperpanjang hingga 18 Februari setelah Tel Aviv menolak mematuhinya. Israel masih mempertahankan kehadiran militer di lima pos perbatasan.
Baca juga: Profil Boston Consulting Group dan 8 Fakta Biaya Proyek Pemindahan Warga Gaza ke Somalia
(sya)
Lihat Juga :