Trump Segera Temui Putin usai Ribut-ribut Senjata Nuklir

Kamis, 07 Agustus 2025 - 07:30 WIB
loading...
A A A
"Kita lihat saja nanti," ujarnya kepada para wartawan. "Kita akan membuat keputusan itu nanti."

Tanpa secara eksplisit menyebut nama Trump, Kremlin pada hari Selasa mengecam "ancaman" untuk menaikkan tarif terhadap mitra dagang Rusia sebagai "tidak sah".

Kampanye militer Rusia melawan Ukraina sejak Februari 2022 telah menewaskan puluhan ribu orang, menghancurkan sebagian besar wilayah negara itu, dan memaksa jutaan orang mengungsi dari rumah mereka.

Moskow telah menuntut agar Ukraina menyerahkan lebih banyak wilayah dan mencabut dukungan AS dan Uni Eropa jika ingin pertempuran dihentikan.

Kyiv menyerukan gencatan senjata segera, dan Zelensky pekan lalu mendesak sekutunya untuk mendorong "perubahan rezim" di Moskow.

Seteru Senjata Nuklir


Kunjungan Witkoff terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Moskow dan Washington.

Trump mengatakan dia telah memerintahkan pengerahan dua kapal selam nuklir menyusul perselisihan daring dengan mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan bahwa kedua kapal selam tersebut kini berada di dekat perbatasan Rusia. Medvedev sebelumnya mengancam dengan sistem komando serangan nuklir semi-otomatis terkenal Rusia yang dikenal sebagai "Dead Hand".

Moskow kemudian mengatakan bahwa mereka mengakhiri moratorium yang diberlakukan sendiri terhadap pengerahan rudal jarak menengah berkemampuan nuklir, yang menunjukkan bahwa mereka dapat mengerahkan senjata semacam itu sebagai tanggapan atas apa yang mereka tuduhkan sebagai pengerahan serupa AS dalam jarak serang Rusia.

Layanan darurat Ukraina melaporkan pada hari Rabu bahwa sedikitnya dua orang tewas dan 12 lainnya terluka dalam penembakan Rusia di sebuah kamp liburan di wilayah selatan Zaporizhzhia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved