Putra Netanyahu Tuding Panglima Militer Israel Melakukan Pemberontakan di Gaza
Kamis, 07 Agustus 2025 - 03:50 WIB
loading...
A
A
A
Perselisihan ini menyusul pengungkapan oleh Haaretz bahwa Netanyahu telah mempresentasikan sebuah rencana, "dengan persetujuan Amerika," untuk pendudukan kembali wilayah kantong tersebut. Perdebatan ini semakin memanas setelah Presiden AS Donald Trump menyebut penarikan pasukan Israel dari Gaza pada tahun 2005 sebagai "kesalahan", mengisyaratkan bahwa ia memiliki "rencana yang jelas" untuk wilayah kantong tersebut, tetapi menolak untuk mengungkapkan detailnya.
Melansir Middle East Monitor, para pejabat Israel mengatakan Netanyahu akan mengumpulkan para pemimpin politik dan militer pada hari Selasa untuk membahas "pilihan" bagi Gaza setelah gagalnya perundingan gencatan senjata tidak langsung dengan Hamas.
Tentara Israel, yang menolak seruan internasional untuk gencatan senjata, telah melancarkan serangan brutal di Gaza sejak 7 Oktober 2023, menewaskan lebih dari 61.000 warga Palestina, hampir setengahnya perempuan dan anak-anak. Kampanye militer Israel telah menghancurkan wilayah kantong tersebut dan membawanya ke ambang kelaparan.
November lalu, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di wilayah kantong tersebut.
Melansir Middle East Monitor, para pejabat Israel mengatakan Netanyahu akan mengumpulkan para pemimpin politik dan militer pada hari Selasa untuk membahas "pilihan" bagi Gaza setelah gagalnya perundingan gencatan senjata tidak langsung dengan Hamas.
Tentara Israel, yang menolak seruan internasional untuk gencatan senjata, telah melancarkan serangan brutal di Gaza sejak 7 Oktober 2023, menewaskan lebih dari 61.000 warga Palestina, hampir setengahnya perempuan dan anak-anak. Kampanye militer Israel telah menghancurkan wilayah kantong tersebut dan membawanya ke ambang kelaparan.
November lalu, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di wilayah kantong tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :