Sudan Tuding UEA Sewa Gangster untuk Jadi Tentara Bayaran

Rabu, 06 Agustus 2025 - 21:40 WIB
loading...
Sudan Tuding UEA Sewa...
Sudan tuding Uni Emirat Arab sewa ganster untuk jadi tentara bayaran. Foto/X/@ajplus
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Sudan mengatakan memiliki bukti "tak terbantahkan" yang mengonfirmasi bahwa Uni Emirat Arab (UEA) mendanai tentara bayaran asing, termasuk anggota gangster Kolombia. Tentara bayaran tersebut ditugaskan bertempur bersama Pasukan Dukungan Cepat (RSF), kelompok paramiliter yang terlibat dalam perang saudara brutal dengan tentara negara Afrika tersebut.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Kementerian Luar Negeri Sudan mengatakan "ratusan ribu" militan dari negara-negara tetangga "tertentu" dan di luar Afrika, yang terlibat dalam agresi terhadap pemerintah, juga disponsori oleh otoritas Emirat.

“Misi Tetap Sudan untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York sebelumnya telah menyerahkan bukti ini kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” kata kementerian tersebut, dilansir RT.

Sudan juga memperingatkan bahwa “fenomena yang belum pernah terjadi sebelumnya ini menimbulkan ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan di kawasan dan di seluruh benua.”

Pertempuran meletus antara kelompok paramiliter dan Angkatan Bersenjata Sudan (SAF) pada pertengahan April 2023, setelah berbulan-bulan ketegangan antara kedua komandan mengenai integrasi pasukan mereka di bawah transisi yang direncanakan menuju pemerintahan sipil. Ribuan orang telah tewas, tetapi upaya regional dan internasional untuk menengahi gencatan senjata sejauh ini gagal.

Baca Juga: Trump Tunjuk Calon Penerusnya, Siapa Dia?

Pada hari Selasa, Kementerian Luar Negeri UEA “dengan tegas” menolak klaim terbaru Khartoum, menyebutnya “salah dan tidak berdasar.”

“UEA menegaskan bahwa tuduhan tak berdasar ini, yang sepenuhnya tanpa bukti, tidak lebih dari sekadar tipu daya media yang lemah yang bertujuan mengalihkan perhatian dari tanggung jawab langsung Otoritas Pelabuhan Sudan dalam memperpanjang perang saudara,” tegasnya.

Pada bulan Mei, pemerintah Sudan memutuskan hubungan diplomatik dengan Abu Dhabi, menuduhnya melanggar kedaulatan Sudan dengan memasok senjata kepada "agen lokalnya", RSF. Keputusan ini menyusul kemunduran Sudan di Mahkamah Internasional (ICJ), yang pada tanggal 5 Mei menolak kasus genosida yang diajukan Khartoum terhadap UEA.

Sudan menuduh negara Teluk tersebut memasok senjata dan dana kepada RSF, khususnya terkait dengan kekerasan etnis terhadap masyarakat Masalit di Darfur Barat.

Pengadilan tersebut menyatakan bahwa mereka tidak memiliki yurisdiksi untuk mengadili kasus tersebut, dengan alasan keberatan UEA setelah bergabung dengan Konvensi Genosida pada tahun 2005.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Berita Terkini
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved