Demi Uang Asuransi Rp23 Miliar, Mahasiswa Ini Rela Kakinya Diamputasi, Tapi Hanya Dapat Rp129 Juta!
Rabu, 06 Agustus 2025 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Dua hari kemudian, ia mencari pertolongan medis di unit gawat darurat Rumah Sakit Mackay Memorial, di mana ia didiagnosis menderita radang dingin parah di bawah kedua betisnya, serta nekrosis tulang, sepsis, dan rabdomiolisis.
Radang dingin tingkat empat tersebut menyebabkan kedua kakinya harus diamputasi.
Keduanya kemudian membuat klaim palsu kepada perusahaan asuransi bahwa Zhang sedang mengendarai sepeda motor larut malam ketika kakinya tiba-tiba terasa dingin, yang mengakibatkan radang dingin parah.
Mereka mengajukan klaim berdasarkan delapan polis di lima perusahaan asuransi, dengan total klaim sebesar 41,26 juta dolar baru Taiwan (USD1,4 juta atau Rp23 miliar).
Meskipun satu perusahaan membayar 236.427 dolar baru Taiwan (Rp129 juta), empat perusahaan lainnya mendeteksi adanya ketidaksesuaian dan menolak klaim tersebut.
Kelima perusahaan asuransi tersebut kemudian melaporkan kasus ini ke polisi, yang mendorong jaksa penuntut untuk mendakwa keduanya atas tuduhan penipuan dan membantu melukai diri sendiri secara sengaja yang mengakibatkan cedera serius.
Pada 20 Juni, Pengadilan Tinggi Taiwan menjatuhkan hukuman dua tahun penjara kepada Zhang, dengan masa percobaan dua tahun, sementara Liao, yang diidentifikasi sebagai dalang, menerima hukuman penjara enam tahun.
Radang dingin tingkat empat tersebut menyebabkan kedua kakinya harus diamputasi.
Keduanya kemudian membuat klaim palsu kepada perusahaan asuransi bahwa Zhang sedang mengendarai sepeda motor larut malam ketika kakinya tiba-tiba terasa dingin, yang mengakibatkan radang dingin parah.
Mereka mengajukan klaim berdasarkan delapan polis di lima perusahaan asuransi, dengan total klaim sebesar 41,26 juta dolar baru Taiwan (USD1,4 juta atau Rp23 miliar).
Meskipun satu perusahaan membayar 236.427 dolar baru Taiwan (Rp129 juta), empat perusahaan lainnya mendeteksi adanya ketidaksesuaian dan menolak klaim tersebut.
Kelima perusahaan asuransi tersebut kemudian melaporkan kasus ini ke polisi, yang mendorong jaksa penuntut untuk mendakwa keduanya atas tuduhan penipuan dan membantu melukai diri sendiri secara sengaja yang mengakibatkan cedera serius.
Pada 20 Juni, Pengadilan Tinggi Taiwan menjatuhkan hukuman dua tahun penjara kepada Zhang, dengan masa percobaan dua tahun, sementara Liao, yang diidentifikasi sebagai dalang, menerima hukuman penjara enam tahun.
Lihat Juga :