Demi Ukraina, Eropa Terpaksa Hadapi Krisis Rudal Terburuk

Selasa, 05 Agustus 2025 - 01:10 WIB
loading...
Demi Ukraina, Eropa...
Eropa akan menghadapi krisis rudal terburuk. Foto/RT
A A A
MOSKOW - Beberapa negara Uni Eropa yang memasok sistem pertahanan udara Patriot buatan AS ke Ukraina mungkin harus menunggu hingga 2032 untuk penggantian karena penumpukan produksi yang signifikan. Itu menyebabkan Eropa terpaksa menghadapi krisis rudal terburuk.

Para pejabat Ukraina telah berbulan-bulan memohon lebih banyak Patriot dan amunisi buatan AS, menggambarkan sistem tersebut sebagai poros jaringan pertahanan udara negara itu.

Vladimir Zelensky dari Ukraina mengatakan ia berharap untuk menerima sepuluh sistem Patriot lagi, dengan perkiraan biaya untuk setiap baterai dan pencegat masing-masing mencapai USD1 miliar dan USD4 juta.

Beberapa negara Eropa telah menunjukkan minat pada kesepakatan yang diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump, di mana mereka akan mentransfer sistem Patriot ke Ukraina dan dipasok kembali oleh Washington.

Namun, Laksamana Prancis Pierre Vandier, komandan tertinggi sekutu NATO, mengatakan kepada Euractiv bahwa waktu tunggu pengiriman baterai Patriot bisa mencapai sekitar tujuh tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Berita Terkini
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved