Mahasiswa Cambridge Asal Arab Saudi Ditikam hingga Tewas, Motifnya Belum Jelas
Senin, 04 Agustus 2025 - 18:20 WIB
loading...
Mahasiswa Universitas Cambridge asal Arab Saudi ditikam hingga tewas. Foto/X/@Cambridge_Uni
A
A
A
LONDON - Seorang pria didakwa atas pembunuhan seorang mahasiswa Saudi di Cambridge, Inggris , setelah menikamnya hingga tewas. Tapi, polisi menggambarkan aksi itu sebagai serangan "tanpa provokasi", pihak berwenang mengumumkan pada hari Senin.
Pernyataan tersebut mengidentifikasi korban sebagai Mohammed Algasim, 20 tahun.
"Seorang pria berusia 21 tahun, dari Cambridge, telah didakwa dengan pembunuhan dan kepemilikan pisau di tempat umum. Ia dijadwalkan hadir di Pengadilan Magistrat Peterborough hari ini," demikian pernyataan polisi, dilansir Al Arabiya.
Kepolisian menambahkan bahwa seorang pria berusia 50 tahun lainnya, juga dari Cambridge, telah ditangkap karena dicurigai membantu pelaku. Pria tersebut masih ditahan, catat polisi.
Menurut Al Arabiya, Algasim tewas saat berjalan menuju tempat tinggalnya.
Baca Juga: Korea Selatan Turunkan Pengeras Suara Propaganda di Perbatasan, Sinyal Rekonsiliasi Dimulai?
"Polisi dipanggil ke Mill Park pukul 23.27 pada hari Jumat (1 Agustus) dengan laporan kekerasan," demikian pernyataan polisi.
Kepolisian menambahkan bahwa terlepas dari upaya paramedis, Algasim dinyatakan meninggal di tempat kejadian pada pukul 00.01 pada hari Sabtu, 2 Agustus. Pihak berwenang mencatat bahwa Algasim sedang menjalani magang selama 10 minggu di Cambridge.
"Pemeriksaan post-mortem dijadwalkan dilakukan pada hari Selasa, namun diyakini ia ditikam dalam serangan yang tidak beralasan."
Pernyataan tersebut mengidentifikasi korban sebagai Mohammed Algasim, 20 tahun.
"Seorang pria berusia 21 tahun, dari Cambridge, telah didakwa dengan pembunuhan dan kepemilikan pisau di tempat umum. Ia dijadwalkan hadir di Pengadilan Magistrat Peterborough hari ini," demikian pernyataan polisi, dilansir Al Arabiya.
Kepolisian menambahkan bahwa seorang pria berusia 50 tahun lainnya, juga dari Cambridge, telah ditangkap karena dicurigai membantu pelaku. Pria tersebut masih ditahan, catat polisi.
Menurut Al Arabiya, Algasim tewas saat berjalan menuju tempat tinggalnya.
Baca Juga: Korea Selatan Turunkan Pengeras Suara Propaganda di Perbatasan, Sinyal Rekonsiliasi Dimulai?
"Polisi dipanggil ke Mill Park pukul 23.27 pada hari Jumat (1 Agustus) dengan laporan kekerasan," demikian pernyataan polisi.
Kepolisian menambahkan bahwa terlepas dari upaya paramedis, Algasim dinyatakan meninggal di tempat kejadian pada pukul 00.01 pada hari Sabtu, 2 Agustus. Pihak berwenang mencatat bahwa Algasim sedang menjalani magang selama 10 minggu di Cambridge.
"Pemeriksaan post-mortem dijadwalkan dilakukan pada hari Selasa, namun diyakini ia ditikam dalam serangan yang tidak beralasan."
(ahm)
Lihat Juga :