6 Negara yang Melarang Penggunaan Ponsel di Ruang Kelas Sekolah

Sabtu, 02 Agustus 2025 - 08:55 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Marah Besar! Trump Kirim Kapal Selam Nuklir ke Perbatasan Rusia

2. Denmark

Finlandia tidak sendirian dalam menyadari dampak negatif penggunaan ponsel terhadap nilai.

Awal tahun ini, Denmark mengumumkan larangan penuh penggunaan ponsel di sekolah, dengan alasan kekhawatiran bahwa sekolah akan "dijajah oleh platform digital."

Ketua komisi kesejahteraan Denmark mendesak negara-negara Eropa lainnya untuk mengadopsi aturan serupa setelah temuan menunjukkan bahwa 94 persen remaja Denmark memiliki akun media sosial sebelum usia 13 tahun dan menghabiskan rata-rata tiga jam setiap hari di platform seperti TikTok dan YouTube.

3. Prancis

Kebijakan serupa telah diadopsi di Prancis, yang melarang penggunaan telepon di sekolah pada tahun 2018. Negara ini sedang menguji coba "jeda digital" untuk anak di bawah usia 15 tahun. Norwegia juga baru-baru ini memberlakukan batas usia minimum yang ketat untuk menggunakan media sosial, yaitu 15 tahun.

4. Hongaria

Tahun lalu, Hongaria memberlakukan pembatasan yang lebih ketat yang menyatakan bahwa siswa tidak diperbolehkan menggunakan telepon di ruang kelas.

5. Belgia

Di Belgia, penggunaan ponsel pintar untuk siswa di sekolah dasar dan menengah di wilayah berbahasa Prancis dan ibu kota Brussel telah dilarang pada tahun ajaran baru.

6. Inggris

Di Inggris, meskipun tidak ada larangan nasional, hampir semua sekolah dasar dan sebagian besar sekolah menengah melaporkan telah menerapkan pembatasan penggunaan telepon.

Secara kolektif, tindakan-tindakan ini mencerminkan kekhawatiran yang berkembang di seluruh Eropa tentang dampak teknologi digital terhadap pembelajaran dan kesejahteraan anak-anak.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
Denmark Rogoh Rp757...
Denmark Rogoh Rp757 Miliar untuk Beli Rudal AS, Agar Greenland Tak Dicaplok Trump
PM Denmark: Trump Masih...
PM Denmark: Trump Masih Ngotot Ingin Caplok Greenland
Finlandia Menentang...
Finlandia Menentang Jaminan Mirip Pasal 5 NATO untuk Ukraina
Siapa Suku Inuit? Penduduk...
Siapa Suku Inuit? Penduduk Asli Greenland yang Suka Berburu Paus
Mengapa Tidak Ada Bukti...
Mengapa Tidak Ada Bukti Greenland Menghadapi Ancaman Asing?
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved