7 Negara Paling Sekuler di Dunia, Salah Satunya Penduduknya Mayoritas Muslim

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 15:53 WIB
loading...
A A A

5. Turki

Turki menjadi negara sekuler melalui revolusi. Pendiri sekulerismenya adalah Mustafa Kemal Atatürk.

Konstitusi Turki melarang institusi agama mendominasi pemerintahan.

♦Praktik sekuler: Menghapus sistem kekhalifahan Utsmani secara resmi, larangan hukum syariah (diganti dengan hukum sipil ala Eropa), melarang simbol agama termasuk jilbab meski larangan telah dicabut, dan masjid dikontrol oleh Direktorat Urusan Agama (Diyanet)—bukan ulama bebas.
♦Fakta unik: Pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdoğan memperkenalkan "Islamisme Moderat", yang mengubah beberapa praktik sekuler. Ini memicu anggapan Turki makin menjauh dari semangat sekularisme Atatürk.


6. Meksiko

Sekularisme muncul di Meksiko justru sebagai perlawanan. Sebelum Revolusi Meksiko, Gereja Katolik pernah sangat dominan.

Konstitusi 1917 menyatakan negara ini sepenuhnya terpisah dari gereja.

♦Praktik sekuler: Pejabat publik tidak boleh mengenakan simbol agama saat bertugas.
♦Fakta unik: Gereja tetap aktif dalam kehidupan sosial, tapi tidak politik.

7. Kazakhstan

Kazahstan merupakan negara mayoritas Muslim, namun menyatakan dirinya sebagai negara sekuler.

Konstitusinya menyatakan Republik Kazakhstan sebagai negara demokratis, sekuler, berdasarkan hukum, dan sosial, dengan nilai tertinggi berupa individu, kehidupan, hak, dan kebebasannya.

♦Praktik sekuler: Negara tidak memiliki agama resmi, sistem hukum tidak didasarkan pada hukum agama apa pun, sekolah umum tidak mengajarkan agama, dan simbol keagamaan dibatasi.
♦Fakta unik: Negara ini mayoritas penduduknya adalah Muslim Sunni dan minoritasnya adalah Kristen Ortodoks. Pemerintah Kazakhstan pernah melarang pemakaian cadar dan simbol agama mencolok di sekolah umum.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved