7 Negara Paling Sekuler di Dunia, Salah Satunya Penduduknya Mayoritas Muslim

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 15:53 WIB
loading...
A A A
Konstitusi Amerika Serikat, tepatnya melalui Amandemen Pertama, menjamin kebebasan beragama dan melarang pemerintah mendirikan agama negara. Namun, ini bukan berarti konstitusi AS tidak mengakui agama sama sekali.

Sebaliknya, konstitusi AS menjamin hak setiap warga negara untuk memeluk agama, atau tidak memeluk agama sama sekali, tanpa campur tangan pemerintah.

♦Praktik sekuler: Negara tidak mendanai lembaga agama.
♦Fakta unik: Meski menjadi negara sekuler, Presiden AS dilantik dengan Alkitab. Namun itu dianggap hanya tradisi, bukan aturan resmi.

3. India

India menyatakan diri sebagai negara sekuler, meski pemerintahannya didominasi kubu Hindu.

Konstitusi India menyebutkan negara ini adalah sebuah negara berdaulat, sosialis, sekuler, demokratis, dan republik.

♦Praktik sekuler: Semua agama dijamin bebas, meski ada sistem hukum agama seperti hukum keluarga Islam atau pun Hindu.
♦Fakta unik:India bisa disebut sebagai eksperimen sekularisme multikultural yang terancam oleh identitas mayoritas.

Meski menjadi negara sekuler, konflik sektarian kerap berkobar di India. Komunitas Muslim yang menjadi minoritas kerap menjadi sasaran sejak kebangkitan Hindu nasionalis.

4. Jepang

Jepang terkenal sebagai negara yang menjauhkan diri dari isu-isu agama.

Konstitusi Jepang pasca-Perang Dunia II menyebutnya bahwa negara tidak boleh mendukung agama apa pun.

♦Praktik sekuler: Tak ada pelajaran agama di sekolah negeri, tak ada sumpah agama di pengadilan atau saat pelantikan pejabat, dan hari libur tidak berbasis agama.
♦Fakta unik: Warga Jepang banyak yang menjalani tradisi Shinto tanpa menyebut diri "beragama". Selain itu, kaisar Jepang dulu dianggap keturunan dewa, tapi kini tidak punya kuasa agama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Berita Terkini
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved