Terungkap, Israel Sengaja Biarkan Serangan 7 Oktober untuk Membenarkan Invasi ke Gaza
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 15:08 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengakui bahwa unit mereka gagal mempertahankan Kibbutz Be'eri, tempat lebih dari 100 orang Israel tewas dalam salah satu pertempuran paling mematikan.
Setelah operasi tersebut, pasukan Israel melancarkan serangan udara besar-besaran, termasuk serangan oleh helikopter Apache dan pesawat tanpa awak. Serangan-serangan ini, yang dilaporkan sejalan dengan Arahan Hannibal, bertujuan untuk mencegah Hamas menculik sandera, tetapi justru menyebabkan kematian para pemukim dan militan Israel.
Israel membantai rakyatnya sendiri di bawah arahan yang sangat kontroversial yang dikenal sebagai "Protokol Hannibal" selama Operasi Badai Al-Aqsa yang dilancarkan pada 7 Oktober 2023 oleh Hamas dan kelompok perlawanan lainnya.
Diperkirakan 1.139 orang tewas di wilayah pendudukan Israel selama serangan Hamas, dan lebih dari 200 orang ditawan.
Para kritikus berpendapat bahwa tindakan-tindakan ini—ditambah dengan peringatan intelijen sebelumnya yang dilaporkan diabaikan oleh para pejabat senior—menunjukkan kegagalan yang disengaja untuk mencegah operasi tersebut.
Komentar tentara tersebut menambah bukti terkait lainnya, termasuk bukti di mana pengamat perbatasan telah berulang kali memperingatkan para komandan tentang aktivitas Hamas yang tidak biasa pada hari-hari dan jam-jam menjelang serangan.
Setelah operasi tersebut, pasukan Israel melancarkan serangan udara besar-besaran, termasuk serangan oleh helikopter Apache dan pesawat tanpa awak. Serangan-serangan ini, yang dilaporkan sejalan dengan Arahan Hannibal, bertujuan untuk mencegah Hamas menculik sandera, tetapi justru menyebabkan kematian para pemukim dan militan Israel.
Israel membantai rakyatnya sendiri di bawah arahan yang sangat kontroversial yang dikenal sebagai "Protokol Hannibal" selama Operasi Badai Al-Aqsa yang dilancarkan pada 7 Oktober 2023 oleh Hamas dan kelompok perlawanan lainnya.
Diperkirakan 1.139 orang tewas di wilayah pendudukan Israel selama serangan Hamas, dan lebih dari 200 orang ditawan.
Para kritikus berpendapat bahwa tindakan-tindakan ini—ditambah dengan peringatan intelijen sebelumnya yang dilaporkan diabaikan oleh para pejabat senior—menunjukkan kegagalan yang disengaja untuk mencegah operasi tersebut.
Komentar tentara tersebut menambah bukti terkait lainnya, termasuk bukti di mana pengamat perbatasan telah berulang kali memperingatkan para komandan tentang aktivitas Hamas yang tidak biasa pada hari-hari dan jam-jam menjelang serangan.
Lihat Juga :