Terungkap, Israel Sengaja Biarkan Serangan 7 Oktober untuk Membenarkan Invasi ke Gaza

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 15:08 WIB
loading...
Terungkap, Israel Sengaja...
Israel sengaja biarkan serangan 7 Oktober untuk membenarkan invasi ke Gaza. Foto/IG/IDF
A A A
TEL AVIV - Seorang prajurit Brigade Golani, Shalom Sheetrit, mengungkapkan bahwa pasukan Israel di dekat Gaza diperintahkan untuk mundur dari patroli rutin pada 7 Oktober. Itu memicu kecurigaan bahwa pimpinan Israel mungkin telah mengetahui operasi Hamas sebelumnya.

Tentara Israel Shalom Sheetrit, yang ditempatkan di pos militer Pega dekat Kibbutz Beeri, bersaksi tentang perintah tidak biasa yang diterimanya pada pagi hari operasi Hamas pada 7 Oktober. Ia mengatakan bahwa ia dan rekan-rekan pasukannya diperintahkan untuk tidak melakukan patroli perbatasan harian mereka di sepanjang pagar perbatasan Gaza.

"Kami sedang bermain telepon [pukul 5:20 pagi] dan tiba-tiba sebuah pesan aneh datang dari komandan batalion saya," kata Sheetrit, lapor Cradle, mengutip media Israel. "Dan apa yang dia katakan dalam panggilan telepon itu kira-kira seperti ini: 'Saya tidak tahu mengapa, tetapi perintah dikeluarkan bahwa tidak ada patroli di pagar sampai pukul sembilan pagi.'"

Operasi Hamas, yang dijuluki Badai Al-Aqsa, menargetkan beberapa pos militer Israel, termasuk pos terdepan Pega, tempat 14 tentara tewas.

Ketika ditanya apakah perintah tersebut berkontribusi pada kerentanan tentara, yang banyak di antaranya dilaporkan masih tertidur, Sheetrit mengatakan dia tidak dapat mengonfirmasi, menambahkan, "Saya tidak ingin hanya mengatakan itu."

Baca Juga: Konflik Dinasti Thaksin dan Hun Sen Picu Perang 2 Negara?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Kecam Israel, Menlu...
Kecam Israel, Menlu 8 Negara Muslim Desak Perlindungan Status Quo Situs Suci Islam dan Kristen di Al-Aqsa
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berita Terkini
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved