15 Negara Barat Ini Desak Dunia Mengakui Palestina
Rabu, 30 Juli 2025 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Selasa, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan bahwa Inggris akan secara resmi mengakui Negara Palestina pada bulan September kecuali Israel mengambil berbagai "langkah substantif," termasuk menyetujui gencatan senjata di Gaza.
Langkah Starmer, yang dipadukan dengan Paris, akan menjadikan kedua sekutu Eropa tersebut sebagai negara G7 pertama yang melakukannya.
Dalam pernyataan tersebut, 15 negara termasuk Spanyol, Norwegia, dan Finlandia menegaskan "komitmen teguh mereka terhadap visi solusi dua negara."
Sembilan negara penandatangan yang belum mengakui negara Palestina menyatakan "kesediaan atau pertimbangan positif dari negara mereka" untuk melakukannya, termasuk Australia, Kanada, dan Selandia Baru.
Tujuh belas negara ditambah Uni Eropa dan Liga Arab selama konferensi tersebut bergabung dalam seruan agar Hamas melucuti senjata dan mengakhiri kekuasaannya di Gaza, dalam upaya untuk mengakhiri perang yang menghancurkan di wilayah Palestina.
Sementara itu, para peserta Konferensi Solusi Dua Negara, yang diadakan di New York, pada hari Selasa sepakat tentang perlunya mengakhiri konflik Israel-Palestina berdasarkan solusi dua negara, menurut draf pernyataan akhir konferensi.
Langkah Starmer, yang dipadukan dengan Paris, akan menjadikan kedua sekutu Eropa tersebut sebagai negara G7 pertama yang melakukannya.
Dalam pernyataan tersebut, 15 negara termasuk Spanyol, Norwegia, dan Finlandia menegaskan "komitmen teguh mereka terhadap visi solusi dua negara."
Sembilan negara penandatangan yang belum mengakui negara Palestina menyatakan "kesediaan atau pertimbangan positif dari negara mereka" untuk melakukannya, termasuk Australia, Kanada, dan Selandia Baru.
Tujuh belas negara ditambah Uni Eropa dan Liga Arab selama konferensi tersebut bergabung dalam seruan agar Hamas melucuti senjata dan mengakhiri kekuasaannya di Gaza, dalam upaya untuk mengakhiri perang yang menghancurkan di wilayah Palestina.
Sementara itu, para peserta Konferensi Solusi Dua Negara, yang diadakan di New York, pada hari Selasa sepakat tentang perlunya mengakhiri konflik Israel-Palestina berdasarkan solusi dua negara, menurut draf pernyataan akhir konferensi.
Lihat Juga :