Anggota Parlemen Klaim Iran Sukses Pasang Kamera Mata-mata di Rumah PM Netanyahu

Rabu, 30 Juli 2025 - 18:40 WIB
loading...
Anggota Parlemen Klaim...
Iran klaim sukses pasang kamera mata-mata di rumah PM Netanyahu. Foto/X/@JuniorB71454743
A A A
TEHERAN - Mojtaba Zarei, seorang anggota parlemen Iran menimbulkan kehebohan setelah mengklaim bahwa Teheran berhasil memasang kamera mata-mata di dalam kediaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dia mengungkapkan itu sebagai sebuah klaim yang ia sebut dapat diandalkan dan terkonfirmasi, bukan sekadar spekulasi.

Mojtaba Zarei, anggota parlemen Iran, menulis di X (sebelumnya Twitter): “Sebuah kamera dari Iran telah dipasang di kediaman Netanyahu; kami belum pernah sedekat ini dengannya, menunjukkan adanya pelanggaran keamanan yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh intelijen Iran.

Ia kemudian memperingatkan bahwa: “Tidak ada tempat tersembunyi di kompleks geng Zionis,” yang menyiratkan bahwa agen intelijen Iran aktif di Israel.

Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Israel atau badan keamanannya untuk mengonfirmasi atau membantah pernyataan tersebut.

Klaim ini secara luas dipandang sebagai bagian dari pertempuran psikologis dan propaganda yang sedang berlangsung antara Iran dan Israel.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahwa negaranya akan merespons "lebih tegas" jika Amerika Serikat atau Israel melancarkan serangan baru.

Baca Juga: Popularitas Presiden Donald Trump Turun ke Level Terendah, Ini Penyebabnya

Pernyataannya tampaknya merupakan tanggapan atas komentar yang dilontarkan sebelumnya pada hari yang sama oleh Presiden AS Donald Trump, yang mengatakan saat berkunjung ke Skotlandia: "Kami telah menghancurkan potensi nuklir mereka. Mereka dapat memulai lagi. Jika mereka melakukannya, kami akan menghancurkannya lebih cepat daripada Anda dapat mengacungkan jari."

Dalam unggahan di X, Araghchi menulis: "Jika agresi terulang, kami tidak akan ragu untuk bereaksi dengan cara yang lebih tegas dan dengan cara yang TIDAK MUNGKIN untuk ditutup-tutupi."

Ia menambahkan: "Jika ada kekhawatiran tentang kemungkinan pengalihan program nuklir kami untuk tujuan non-damai, 'opsi militer' terbukti tidak efektif—tetapi solusi yang dinegosiasikan mungkin berhasil."

Pada 13 Juni, Israel mulai melancarkan serangan udara di wilayah Iran, terutama menargetkan program nuklir Republik Islam tersebut. Sebagai tanggapan, Iran menembakkan banyak rudal balistik ke Israel dalam konflik yang berlangsung selama 12 hari.

Israel memandang program nuklir Iran sebagai ancaman serius terhadap keberadaannya dan tidak mengesampingkan kemungkinan melancarkan serangan lebih lanjut jika Teheran mencoba membangun kembali fasilitasnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Berita Terkini
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved