Houthi Mungkin Memasukkan Awak Kapal Eternity C dalam Kesepakatan Gaza

Selasa, 29 Juli 2025 - 15:11 WIB
loading...
Houthi Mungkin Memasukkan...
Houthi menenggelamkan kapal Eternity C di Laut Merah. Foto/port technology
A A A
SANAA - Awak kapal Yunani Eternity C yang ditenggelamkan Ansar Allah (Houthi), kemungkinan akan dibebaskan sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata Gaza antara Hamas dan Israel. Pernyataan itu diungkap pejabat Houthi, Muhammad al-Buheiti, kepada Sputnik.

Pengecualian mungkin akan diberikan untuk pelaut Rusia yang ditahan. "Kami selalu mengaitkan nasib kapal dan awaknya di masa mendatang dengan negosiasi antara Hamas dan Israel. Secara umum, seperti yang Anda ingat, skenario yang sama terjadi dengan awak Galaxy Leader," ujar al-Bukhaiti.

Ia juga mencatat "pengecualian dan perjanjian dengan pihak ketiga" dimungkinkan, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan komando militer.

"Operasi militer kami difokuskan untuk menekan Israel, dan hasilnya juga harus tercermin dalam negosiasi antara Palestina dan Israel mengenai gencatan senjata di Gaza. Di saat yang sama, saya mengizinkan beberapa pengecualian dan perjanjian pihak ketiga, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan pimpinan militer," ujar al-Bukhaiti ketika ditanya tentang kemungkinan pembebasan pelaut Rusia Alexei Galaktionov.

Pada 17 Juli, seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Yaman yang dipimpin Houthi mengatakan kepada Sputnik bahwa seorang pelaut Rusia telah diselamatkan dari kapal Eternity C yang tenggelam dan sedang menjalani perawatan medis.

Houthi merilis satu video pada hari Senin yang diduga menunjukkan pelaut Rusia Alexei Galaktionov, yang diselamatkan dari kapal kargo tersebut setelah kapal itu tenggelam di Laut Merah.

Baca juga: Rudal Hipersonik Houthi Serang Target Sensitif di Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved