Ini GAZAP, Bom Monster Non-Nuklir Turki dengan Berat Hulu Ledak Hampir 1.000 Kg

Selasa, 29 Juli 2025 - 07:16 WIB
loading...
Ini GAZAP, Bom Monster...
Inilah GAZAP, bom monster non-nuklir terkuat Turki dengan berat hulu ledak hampir 1.000 kg. Foto/Anadolu
A A A
ISTANBUL - Turki telah memamerkan bom monster non-nuklir terkuatnya, GAZAP, di Pameran Industri Pertahanan Internasional (IDEF) 2025 di Istanbul. Bom yang dapat dijatuhkan dari jet tempur F-16 ini memiliki hulu ledak seberat 970 kilogram (2.000 pon).

Bom tersebut, yang dirancang oleh pusat penelitian dan pengembangan (litbang) Kementerian Pertahanan Nasional Turki, menyebarkan 10,16 ledakan fragmentasi per meter (3,2 kaki), bukan 3 meter (9,8 kaki).

Menurut seorang pejabat litbang tersebut, dengan efek ledakannya, bom GAZAP memiliki kemampuan yang sangat merusak.

Baca Juga: Turki Unjuk Kekuatan dengan Bom Penghancur Bunker dan Rudal Hipersonik Buatan Sendiri

"Pusat litbang telah memodifikasi desain bahan peledak dan pengisi," katanya, yang dikutip dari Anadolu, Selasa (29/7/2025). "Proses kualifikasi dan sertifikasi telah selesai dan siap digunakan."

Ada Juga Bom Penghancur Bunker NEB-2 Ghost


Pejabat itu juga menyediakan informasi tentang bom lain, yakni NEB-2 Ghost dengan berat 970 kg (2.000 pon). Ini adalah bom penghancur bunker yang diklaim mengungguli bom serupa buatan Amerika Serikat, GBU-57.

"Biasanya, di pembangkit listrik tenaga nuklir, rudal buatan Amerika Serikat menembus 2,4 m (7,8 kaki) beton C35 (beton standar). NEB-2 menembus 7 meter beton C50 (beton tiga kali lebih kuat daripada di pembangkit listrik tenaga nuklir)," imbuh pejabat tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim.

Bom penghancur bunker NEB-2 Ghost juga dapat dijatuhkan dari jet tempur F-16.

Sebagai bagian dari uji coba pesawatnya, bom NEB-2 dijatuhkan di sebuah pulau dan menembus 90 meter (295 kaki), dan menyebabkan tanah longsor, kebocoran gas, dan kerusakan batuan di pulau berdiameter 160 m (524 kaki), imbuh pejabat tersebut.

"Ledakan, yang biasanya berlangsung 25 ms (milidetik), dipercepat menjadi 240 ms, sehingga lebih merusak," paparnya.

Edisi ke-17 pameran pertahanan IDEF yang berlangsung selama enam hari, yang dimulai Selasa, diselenggarakan secara serentak di Istanbul Fair Center, Bandara Ataturk, Hotel WOW, dan Marina Atakoy.

Acara ini diselenggarakan oleh KFA Fairs dengan dukungan dari Sekretariat Industri Pertahanan Turki dan Yayasan Angkatan Bersenjata Turki. Anadolu bertindak sebagai mitra komunikasi global acara tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Komika Turki Ditangkap...
Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
Berapa Kali Berhubungan...
Berapa Kali Berhubungan Seks agar Cepat Hamil? Dokter Bagikan Tipsnya
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Peneliti BRIN Siti Zuhro:...
Peneliti BRIN Siti Zuhro: Daerah Maju Kuncinya Inovasi dan Gotong Royong, Stop Mengeluh!
Berita Terkini
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Infografis
Dampak Mengerikan jika...
Dampak Mengerikan jika AS Serang Rusia dengan Bom Nuklir B61-13
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved