Turki Unjuk Kekuatan dengan Bom Penghancur Bunker dan Rudal Hipersonik Buatan Sendiri

Jum'at, 25 Juli 2025 - 08:51 WIB
loading...
Turki Unjuk Kekuatan...
Bom penghancur bunker NEB buatan Turki ditunjukkan dalam pameran pertahanan nasional. Turki juga menunjukkan rudal hipersonik buatan sendiri. Foto/Turkish Minute
A A A
ANKARA - Turki telah memamerkan bom penghancur bunker (bunker buster) dan rudal hipersonik buatan sendiri di sebuah pameran senjata nasional. Negara ini terus meningkatkan kekuatan militernya setelah perang Israel-Iran baru-baru ini telah memicu ketegangan regional ke ambang batas.

Produsen pertahanan Turki, Roketsan, memamerkan beberapa sistem baru, termasuk rudal udara-ke-udara, rudal balistik, dan rudal hipersonik.

Meskipun Ankara telah memproduksi rudal balistik tipe Tayfun selama beberapa waktu, varian terbarunya, yang dikenal sebagai Tayfun Block 4, terkenal karena kemampuan hipersoniknya. Dengan berat 7,2 ton dan panjang 10 meter, rudal ini diperkirakan memiliki jangkauan 1.000 kilometer.

Baca Juga: Turki Segera Miliki Jet Tempur Eurofighter Typhoon

Pengungkapan Tayfun Block 4 telah menarik perhatian media yang signifikan, terutama karena penggunaan rudal balistik dan hipersonik Iran terhadap Israel masih diawasi ketat di seluruh kawasan.

Meskipun pertahanan udara Iran rentan, negara Islam itu telah secara efektif menggunakan senjata semacam itu untuk menyerang jauh ke dalam Israel, termasuk target di Tel Aviv.

“Di medan perang modern saat ini, pentingnya rudal balistik hipersonik telah menjadi sangat jelas, sebagaimana ditunjukkan oleh peristiwa terkini,” ujar Murat Ikinci, manajer umum Roketsan, di Pameran Industri Pertahanan Internasional (IDEF), seperti dikutip dari Middle East Eye, Jumat (25/7/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
Rudal Hipersonik Iran...
Rudal Hipersonik Iran Hancurkan Banyak Jet Tempur F-35 dan Tank Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved