VPK-Ural, Kendaraan Lapis Baja Anti-Ranjau Pasukan Khusus Rusia

Senin, 04 Mei 2020 - 05:00 WIB
loading...
VPK-Ural, Kendaraan...
VPK-Ural, kendaraan lapis baja Rusia. FOTO/Russia Beyond The Headline
A A A
MOSKOW - VPK-Ural, kendaraan lapis baja terbaru ini akan mampu mengantarkan pasukan khusus Rusia ke garis depan. Kendaraan ini masih bisa melaju, bahkan setelah menghantam ranjau darat dengan daya ledak hingga setara 6,5 kilogram TNT.

Insinyur dari biro desain VPK, singkatan dari Voyenno-promyshlennaya kompaniya, yang berarti Perusahaan Industri Militer, Rusia telah menguji kendaraan lapis baja terbaru tersebut. Mobil ini dirancang untuk mengangkut spetsnaz atau pasukan khusus Rusia ke zona tempur paling berbahaya.

Meski pengujian baru saja dimulai, satu unit VPK-Ural telah dikirim ke salah satu negara untuk diuji dalam pertempuran.

"Mobil itu sedang menjalani tes pendahuluan, tetapi kami telah menjual satu unit di luar negeri. Atas permintaan pelanggan, kami membuatnya sedikit lebih kecil, untuk memuat delapan awak," ujar CEO VPK, Aleksandr Krasovitsky, seperti dilansir Russia Beyond The Headline.

Akan tetapi, sang CEO tidak menjelaskan ke negara mana mobil itu dikirim. Dia yakin, pemesanan akan melonjak jika mobil itu tidak hanya lolos pengujian di tempat latihan, tetapi juga dalam operasi nyata di luar negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Menlu Rusia: AS Terlibat...
Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Rekomendasi
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
Berita Terkini
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Infografis
Takut Rusia, Negara-negara...
Takut Rusia, Negara-negara NATO Mundur dari Perjanjian Ranjau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved