Thaksin: Biarkan Militer Thailand Selesai Misi Mereka

Senin, 28 Juli 2025 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Meskipun beberapa pemerintah asing telah menawarkan untuk menengahi — di antaranya Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dalam kapasitasnya sebagai ketua ASEAN — Thailand yakin masalah ini dapat diselesaikan secara bilateral, kata Thaksin.

"Jika Kamboja ingin berdialog, kami akan berdialog. Tetapi kami tidak membutuhkan perantara kecuali benar-benar diperlukan," kata Thaksin.

"Biarkan angkatan bersenjata menyelesaikan misi mereka. Ini adalah operasi militer, dan meskipun beberapa pihak telah menyerukan gencatan senjata, sekarang bukanlah waktu yang tepat. Misi ini belum berakhir."

Thaksin, yang dianggap sebagai pemimpin de facto Partai Pheu Thai yang berkuasa, telah meningkatkan profilnya selama dua minggu terakhir di saat pemerintahan yang secara nominal dipimpin oleh putrinya tampak tanpa pemimpin dan terombang-ambing.

Paetongtarn telah diskors dari jabatan perdana menteri sambil menunggu putusan Mahkamah Konstitusi mengenai apakah penanganannya terhadap panggilan telepon dengan Hun Sen merupakan pelanggaran etika.

Para kritikus mengatakan Thaksin secara teratur mencampuri urusan pemerintahan meskipun bukan anggota partai. Hal itu akan menjadi pelanggaran hukum, jika terbukti.

Saat mengunjungi para pengungsi di kotamadya Det Udom, Thaksin mengatakan tujuannya adalah untuk menghibur mereka yang mengungsi akibat konflik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Tak Ada Persiapan Khusus,...
Tak Ada Persiapan Khusus, Ruben Onsu Datang Santai ke Sidang Mediasi
Berita Terkini
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved