Kamboja Sangkal Tembakkan Rudal Jarak Jauh China ke Thailand
Minggu, 27 Juli 2025 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
Khususnya, jika ditembakkan secara bersamaan, salvo penuh PHL-03 dapat mencakup lahan seluas 420 rai—sekitar 670.000 meter persegi. Luasnya hampir sama dengan delapan lapangan sepak bola.
Hulu ledak yang digunakan bervariasi jenisnya. Amunisi tanpa pemandu termasuk hulu ledak klaster BRC3 dan BRC4. Varian berdaya ledak tinggi, seperti BTE2, juga tersedia. Selain itu, sistem ini dapat menembakkan roket berpemandu presisi seperti BRE3 atau FD140A.
Para analis Thailand memperingatkan bahwa PHL-03 bukan sekadar senjata taktis. PHL-03 merupakan aset strategis yang dapat mengubah keseimbangan militer di kawasan tersebut. Mobilitasnya yang cepat—dengan kecepatan 60 km/jam dan jangkauan 650 km—membuatnya sulit dilacak dan dihancurkan setelah dikerahkan.
Sementara itu, Komando Wilayah Angkatan Darat Kedua Thailand telah mengaktifkan Rencana Pertahanan Wilayah Belakang. Pasukan di sepanjang perbatasan timur telah disiagakan dengan siaga tinggi. Laporan intelijen mengonfirmasi bahwa Kamboja telah memusatkan unit militer di sepanjang perbatasan dan memindahkan persenjataan berat.
Sebagai tindakan pencegahan, militer Thailand telah mengimbau warga sipil di daerah berisiko tinggi untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan resmi. Meskipun mereka mengimbau masyarakat untuk tidak panik, para pejabat mengakui bahwa ancaman rudal tersebut sangat nyata. "Ini bukan latihan militer," kata seorang perwira Thailand.
"Kita berhadapan dengan sistem senjata yang kredibel, mobile, dan destruktif," paparnya.
Thailand juga telah meluncurkan operasi udara secara terbatas terhadap Kamboja. Menurut Sawasdee, serangan Thailand difokuskan secara ketat pada infrastruktur militer Kamboja.
"Kami tidak menggunakan kekuatan yang berlebihan," katanya. "Target kami tepat dan murni militer."
Hulu ledak yang digunakan bervariasi jenisnya. Amunisi tanpa pemandu termasuk hulu ledak klaster BRC3 dan BRC4. Varian berdaya ledak tinggi, seperti BTE2, juga tersedia. Selain itu, sistem ini dapat menembakkan roket berpemandu presisi seperti BRE3 atau FD140A.
Para analis Thailand memperingatkan bahwa PHL-03 bukan sekadar senjata taktis. PHL-03 merupakan aset strategis yang dapat mengubah keseimbangan militer di kawasan tersebut. Mobilitasnya yang cepat—dengan kecepatan 60 km/jam dan jangkauan 650 km—membuatnya sulit dilacak dan dihancurkan setelah dikerahkan.
Sementara itu, Komando Wilayah Angkatan Darat Kedua Thailand telah mengaktifkan Rencana Pertahanan Wilayah Belakang. Pasukan di sepanjang perbatasan timur telah disiagakan dengan siaga tinggi. Laporan intelijen mengonfirmasi bahwa Kamboja telah memusatkan unit militer di sepanjang perbatasan dan memindahkan persenjataan berat.
Sebagai tindakan pencegahan, militer Thailand telah mengimbau warga sipil di daerah berisiko tinggi untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan resmi. Meskipun mereka mengimbau masyarakat untuk tidak panik, para pejabat mengakui bahwa ancaman rudal tersebut sangat nyata. "Ini bukan latihan militer," kata seorang perwira Thailand.
"Kita berhadapan dengan sistem senjata yang kredibel, mobile, dan destruktif," paparnya.
Thailand juga telah meluncurkan operasi udara secara terbatas terhadap Kamboja. Menurut Sawasdee, serangan Thailand difokuskan secara ketat pada infrastruktur militer Kamboja.
"Kami tidak menggunakan kekuatan yang berlebihan," katanya. "Target kami tepat dan murni militer."
(mas)
Lihat Juga :