Thailand dan Kamboja Perang, Ini Respons Indonesia

Jum'at, 25 Juli 2025 - 10:58 WIB
loading...
A A A
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Nikorndej Balankura, mengatakan: "Pemerintah siap untuk mengintensifkan langkah-langkah pertahanan diri kami jika Kamboja terus melakukan agresi bersenjata dan pelanggaran terhadap kedaulatan Thailand.”

Di Ibu Kota Kamboja, Phnom Penh, juru bicara Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal Maly Socheata, mengatakan negaranya mengerahkan pasukan bersenjata karena tidak punya pilihan selain mempertahankan wilayahnya dari ancaman Thailand.

"Serangan Kamboja difokuskan pada lokasi militer, bukan pada lokasi lain," katanya.

Perdana Menteri Kamboja Hun Manet menulis surat kepada Dewan Keamanan PBB untuk meminta pertemuan darurat untuk menghentikan agresi Thailand. Dewan tersebut menjadwalkan pertemuan darurat tertutup pada pukul 15.00 di New York pada hari Jumat.

Thailand juga menutup semua perlintasan perbatasan darat sambil mendesak warganya untuk meninggalkan Kamboja. Para pejabat mengatakan ketujuh maskapai penerbangan Thailand menyatakan kesediaan untuk membantu memulangkan warga negara Thailand yang ingin pulang dari Kamboja.

Ribut Masalah Perbatasan


Kedua negara tetangga di Asia Tenggara ini telah lama berselisih mengenai perbatasan, yang secara berkala berkobar di sepanjang perbatasan mereka yang membentang sepanjang 800 kilometer (500 mil) dan biasanya berujung pada konfrontasi singkat, jarang sekali melibatkan penggunaan senjata. Pertempuran besar terakhir terkait masalah ini terjadi pada tahun 2011, yang menewaskan 20 orang.

Namun, hubungan memburuk tajam sejak konfrontasi pada bulan Mei menewaskan seorang tentara Kamboja. Bentrokan pada hari Kamis tersebut intensitasnya luar biasa besar.

Bentrokan pertama pada Kamis pagi terjadi di dekat kuil Ta Muen Thom di sepanjang perbatasan Provinsi Surin, Thailand, dan Provinsi Oddar Meanchey, Kamboja. Bentrokan ini mendorong penduduk desa untuk berlindung di bunker beton.

Militer Thailand dan Kamboja masing-masing menyatakan bahwa pihak lawan mengerahkan drone sebelum maju ke posisi lawan dan melepaskan tembakan. Kedua belah pihak kemudian menggunakan persenjataan yang lebih berat seperti artileri, yang menyebabkan kerusakan dan korban yang lebih besar.

Thailand menyatakan bahwa mereka merespons dengan serangan udara terhadap roket yang dipasang di truk yang diluncurkan oleh Kamboja.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Iran Bombardir Kompleks...
Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel
Rekomendasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved