Akui Hamas Tak Bisa Dikalahkan, Panglima Militer Israel Serukan Gencatan Senjata Jangka Panjang

Rabu, 23 Juli 2025 - 18:21 WIB
loading...
Akui Hamas Tak Bisa...
Panglima militer Israel serukan gencatan senjata jangka panjang. Foto/X/@Osint613
A A A
TEL AVIV - Panglima militer Israel Jenderal Eyal Zamir mendesak gencatan senjata jangka panjang di Jalur Gaza. Itu sebagai pengakuan bagi Zamir bahwa Hamas memang belum sepenuhnya dikalahkan.

Berbicara dalam pertemuan yang diadakan di pangkalan militer Gililot, yang dihadiri oleh Staf Umum dan komandan operasional senior, Jenderal Zamir memberikan penilaian komprehensif pertamanya sejak perang 7 Oktober dimulai.

Ia menyatakan bahwa militer membutuhkan "jeda operasional" setelah hampir dua tahun pertempuran terus-menerus. Kampanye yang berkepanjangan ini telah mengganggu rencana pembangunan kembali dan modernisasi Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Ia mencatat bahwa keputusan untuk melanjutkan pertempuran di Gaza dibuat oleh pimpinan politik pada awal tahun 2025.

Jenderal Zamir menekankan bahwa "2026 akan menjadi tahun persiapan, penguatan, dan pembangunan kembali kemampuan tempur."

Ia menjelaskan bahwa untuk tahun kedua berturut-turut, tentara tidak melakukan latihan tembak langsung yang besar, terutama di front utara, yang berdampak negatif pada kesiapannya. Ia mendesak untuk kembali ke "dasar-dasar dan kesiapsiagaan" sebagai prioritas utama.

Menurut penilaian tahunan IDF, perang Gaza yang berkepanjangan—yang terpanjang sejak Perang Atrisi—telah menghasilkan hasil yang tidak meyakinkan di medan perang. Meskipun ada kemajuan militer di lapangan, terutama di Rafah, Hamas tetap tak terkalahkan. Laporan tersebut memperingatkan bahwa penarikan diri dari "poros Morag" dapat memungkinkan para pejuang Hamas untuk kembali ke wilayah yang pernah berada di bawah kendali Israel.

Jenderal Zamir, yang menjabat pada Maret 2025, berharap untuk menerapkan rencana jangka panjang bagi tentara. Namun, dimulainya kembali operasi militer di Gaza telah membuat hal itu mustahil. Dalam pertemuan tersebut, ia memperingatkan bahwa melanjutkan pertempuran tanpa strategi yang jelas atau dukungan publik yang luas merupakan tantangan besar. Ia menyerukan peninjauan kembali taktik tempur dan evaluasi ulang tujuan militer di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Berita Terkini
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved