AS Kucurkan Rp4 Triliun untuk Fasilitas Baru di Inggris Pendukung Operasi Nuklir

Rabu, 23 Juli 2025 - 13:38 WIB
loading...
A A A
Meskipun baik Departemen Pertahanan AS maupun Kementerian Pertahanan Inggris belum mengonfirmasi laporan tersebut karena kebijakan mereka untuk tidak mengomentari lokasi senjata nuklir, perkembangan ini menunjukkan perubahan signifikan dalam postur nuklir NATO di Eropa di tengah meningkatnya ketegangan dengan Rusia dan penekanan baru pada pencegahan.

Pos Komando Utama yang baru akan menggantikan fasilitas yang dibangun pada tahun 1979 yang tidak lagi memenuhi tuntutan misi saat ini dan masa depan.

Pusat yang ditingkatkan ini akan mengkonsolidasikan fungsi-fungsi operasional utama, termasuk respons krisis, manajemen darurat, dan komunikasi yang aman.

Pusat ini juga dibangun untuk menahan ancaman elektromagnetik di ketinggian tinggi dan memenuhi standar modern untuk infrastruktur intelijen dan komunikasi.

Menurut dokumen anggaran, pos komando yang ada kekurangan ruang yang memadai, peralatan modern, dan akses yang aman.

Tanpa peningkatan ini, para pejabat mengatakan pangkalan tersebut tidak akan mampu mendukung perluasan peran nuklir di Eropa. Pembangunan diperkirakan akan selesai pada Juli 2031.

Proyek kedua, yang dikenal sebagai Kompleks Operasi Defender, bertujuan memperkuat perlindungan bagi aset nuklir potensial di pangkalan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Balas Dendam, Iran Hujani...
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved