PM Malaysia Anwar Ibrahim Desak Trump Tekan Israel Akhiri Genosida Gaza

Rabu, 23 Juli 2025 - 10:06 WIB
loading...
PM Malaysia Anwar Ibrahim...
Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim. Foto/irna
A A A
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengimbau Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggunakan pengaruhnya guna mendesak diakhirinya "segera" kebrutalan Israel di Gaza. Dia juga menyerukan pengiriman bantuan kemanusiaan segera di tengah kelaparan di Gaza.

"Dalam hal ini, saya mendesak semua pihak yang berpengaruh atas Israel untuk menemukan keberanian dan bertindak tegas. Saya secara khusus mengimbau Presiden AS Donald Trump untuk menggunakan pengaruhnya guna mendesak diakhirinya segera pembunuhan, menghentikan pemboman tanpa pandang bulu, dan memastikan bantuan kemanusiaan menjangkau mereka yang membutuhkan tanpa hambatan," ujar Anwar di X.

"Tragedi yang terjadi di Gaza merupakan ujian bagi kemanusiaan kita bersama," kata Anwar, seraya menambahkan seluruh keluarga sedang dibunuh.

"Anak-anak — bahkan bayi — telah terbunuh. Yang lainnya merana karena kelaparan. Pengabaian yang mengerikan terhadap kehidupan dan martabat manusia ini harus diakhiri, karena merupakan pelanggaran terhadap kode moral yang paling mendasar," tegas dia.

Perdana Menteri Malaysia menyerukan kepada semua pemimpin dunia untuk bertindak dengan "urgensi."

"Setiap pemerintah yang percaya pada hukum internasional, setiap negara yang mengklaim menghargai kehidupan manusia, harus berbicara dengan satu suara," ungkap dia.

Malaysia, tambahnya, siap bekerja sama dengan semua negara, Utara dan Selatan, Timur dan Barat untuk memberikan bantuan ke Gaza, dan memulihkan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan.

"Jangan sampai kita dikenang sebagai mereka yang hanya berpangku tangan. Marilah kita dibimbing oleh hati nurani kita, untuk menanggapi penderitaan dengan welas asih, dan mengejar perdamaian demi kemanusiaan kita,” tegas Anwar.

Lebih dari 59.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, telah tewas dalam perang genosida Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023.

Di antara para korban terdapat beberapa orang yang meninggal karena kekurangan gizi dan kelaparan, serta mereka yang tewas dalam penembakan Israel saat mencari bantuan.

November lalu, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di wilayah kantong tersebut.

Baca juga: 1.054 Tewas saat Mencoba Mendapatkan Makanan di Gaza, Uni Eropa Ancam Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Iran Desak Militer Negara...
Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!
Rekomendasi
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
Belanda Tersingkir,...
Belanda Tersingkir, Rekor Bersejarah Berakhir
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved