Tensi Pilpres AS Meninggi, Biden Tuding Trump Berbohong Soal Covid-19

Kamis, 10 September 2020 - 05:43 WIB
loading...
Tensi Pilpres AS Meninggi,...
Capres AS dari Partai Demokrat Joe Biden menuding Trump telah berbohong terkait Covid-19. Foto/The New York Times
A A A
WASHINGTON - Tensi pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) semakin tinggi. Kedua calon presiden (capres) AS saling serang dan melemparkan tudingan dalam kampanyenya. Terbaru, capres AS dari Partai Demokrat Joe Biden menuding lawannya yang juga incumbent Donald Trump telah berbohong terkait pandemi virus Corona .

“Dia tahu betapa mematikannya itu. Itu jauh lebih mematikan daripada flu. Dia tahu dan dengan sengaja mengecilkannya,” kata Biden dalam sebuah acara.

“Lebih buruk lagi, dia berbohong kepada rakyat Amerika. Dia dengan sadar dan rela berbohong tentang ancaman yang ditimbulkannya terhadap negara selama berbulan-bulan," imbuhnya seperti dilansir dari Huffpost, Kamis (10/9/2020).(Baca juga: Kampanye Pilpres AS Memanas, Trump Sebut Biden Bodoh )

Saat Biden dalam perjalanan ke Michigan untuk acara kampanye, outlet media melaporkan kutipan dari buku jurnalis Bob Woodward yang akan datang tentang Trump, yang dilaporkan memberi tahu Woodward pada bulan Maret bahwa dia sengaja mengecilkan tingkat keparahan pandemi.

Biden mengatakan dia diberi pengarahan tentang berita itu ketika dia mendarat.

“Dia punya informasi. Dia tahu betapa berbahayanya itu. Dan sementara penyakit mematikan ini melanda bangsa kita, dia gagal melakukan pekerjaannya dengan sengaja,” ujar Biden kepada para pekerja serikat sebelum pidato yang disiapkannya.

“Berapa banyak keluarga yang kehilangan orang-orang terkasih di meja makan malam mereka karena kegagalannya? Itu sangat tercela," kata Biden.

"Ini adalah kelalaian tugas dan aib," tegasnya.

Menurut kutipan dari buku Woodward, Trump mengatakan kepada wartawan melalui telepon pada 7 Februari bahwa orang dapat tertular virus Corona hanya dengan menghirup udara.(Baca juga: Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat )

"Anda hanya menghirup udara dan begitulah cara berlalu," kata Trump selama panggilan telepon.

“Dan itu sangat rumit. Itu sangat rumit. Itu juga lebih mematikan daripada flu berat Anda. Ini hal yang mematikan," kata Trump.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved