Kronologi Sleeping Prince Arab Saudi, dari Kecelakaan, Koma 20 Tahun, hingga Meninggal

Senin, 21 Juli 2025 - 12:58 WIB
loading...
Kronologi Sleeping Prince...
Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal Al-Saud, yang dikenal sebagai Sleeping Prince Arab Saudi telah meninggal dunia setelah koma lebih dari 20 tahun. Foto/via Times of India
A A A
JAKARTA - Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal Al-Saud, yang dikenal sebagai “Sleeping Prince" atau "Pangeran Tidur” Arab Saudi telah meninggal dunia pada Sabtu (19/7/2025) setelah koma lebih dari 20 tahun. Sang pangeran meninggal di usia 36 tahun.

Ayahnya, Pangeran Khaled, mengumumkan kematian putranya dalam sebuah posting-an di X: "Dengan hati yang penuh keyakinan akan takdir dan ketetapan Allah, dan dengan kesedihan dan duka yang mendalam, kami berdukacita atas putra tercinta kami, Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al-Saud, semoga Allah merahmatinya, yang wafat hari ini atas rahmat Allah."

Pengumuman tersebut digaungkan oleh Istana Kerajaan Arab Saudi dan dipublikasikan melalui saluran resmi, Saudi Press Agency, menutup babak yang telah diikuti banyak orang di seluruh negeri selama dua dekade.

Baca Juga: Pangeran Al-Waleed, Si 'Sleeping Prince' Arab Saudi, Meninggal: Apa yang Membuatnya Koma 20 Tahun?

Pangeran Al-Waleed dijuluki media internasional sebagai "Sleeping Prince" karena koma selama bertahun-tahun setelah mengalami kecelakaan mobil di London, Inggris, pada 2005. Jenzahnya telah dimakamkan pada hari Minggu.

Kronologi Sleeping Prince dari Kecelakaan, Koma, hingga Meninggal


1. Awal Kehidupan dan Kecelakaan Tragis 2005


♦Pangeran Al-Waleed lahir 18 April 1989 di Riyadh. Dia adalah putra sulung Pangeran Khaled bin Talal dan Putri Jazzi binti Saud bin Abdulaziz-Al Saud. Pangeran Al-Waleed merupakan cucu Pangeran Talal bin Abdulaziz, bagian dari generasi Al-Saud yang progresif.

♦Pada usia 15 tahun, Pangeran Al-Waleed menjalani pendidikan di sebuah akademi militer di London.

♦Pada 2005, kecelakaan mobil parah menyebabkan cedera otak kritis (perdarahan otak internal), membuatnya jatuh ke dalam koma vegetatif permanen.

2. Menjadi Sleeping Prince


♦Setelah kecelakaan mobil, Pangeran Al-Waleed sempat sadar dan menanyakan nasib dua temannya yang ikut kecelakaan bersamanya. Sejak itu, dia mengalami koma dan tak kunjung bangun hingga lebih dari 20 tahun.

♦Dokter Amerika Serikat dan Spanyol turun tangan, namun tak bisa mengubah kondisinya. Dia bertahan hidup meski dalam kondisi koma.

3. Pakai Alat Bantu Hidup dan Momen Keajaiban


♦Pangeran Al-Waleed dirawat berkelanjutan di King Abdulaziz Medical City, Riyadh, dengan kunjungan tim dokter dari Amerika Serikat, Eropa, dan keluarga yang rutin berdoa dan merawatnya di rumah sakit.

♦Ayahnya, Pangeran Khaled, menolak saran medis untuk mencabut alat bantu hidup (ventilator dan feeding tube)-nya, dengan alasan agama: “hidup dan mati ada di tangan Tuhan.”

♦Pada 2019-2020, terjadi gerakan kecil—jari dan kepala—yang memicu gelombang harapan dan doa, meski sebagian besar penjelasan menyimpulkannya sebagai refleks otot. Momen-momen gerakan kecil dari Sleeping Prince ini sempat viral di media sosial dan meningkatkan simpati publik, yang menyebutnya sebagai keajaiban.

4. Masa Koma Panjang dan Kehidupan Keluarga


♦Selama periode koma, Pangeran Al-Waleed tumbuh menjadi simbol kesabaran, harapan, dan keimanan dalam budaya Arab Saudi.

♦Ayahnya, Pangeran Khaled, bahkan mengubah istana menjadi “pondok doa” dan sering memosting rekaman kondisi Sleeping Prince dan ayat Al-Qur’an di akun X dan Instagram.

5. Meninggal pada 19 Juli 2025


♦Setelah lebih dari 20 tahun koma, Pangeran Al-Waleed meninggal pada Sabtu, 19 Juli 2025, di usia 36 tahun.

♦Ayahnya menyampaikan kabar duka lewat akun X, disertai kutipan ayat Al-Qur’an: “Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu…”.

♦Salat jenazah dilakukan pada Minggu, 20 Juli 2025, di Masjid Imam Turki bin Abdullah, Riyadh. Jenazahnya juga dimakamkan pada Minggu. Upacara duka berlangsung selama tiga hari untuk keluarga dan masyarakat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved