Sniper Israel Tembaki Anak-anak Gaza seperti Bermain Game

Senin, 21 Juli 2025 - 08:11 WIB
loading...
Sniper Israel Tembaki...
Dokter Inggris yang kerja di Khan Younis sebut sniper militer Israel menembaki anak-anak Gaza di pusat bantuan seperti bermain game. Foto/via NDTV
A A A
GAZA - Sniper militer Israel telah menembaki anak-anak Gaza di pusat distribusi bantuan, menargetkan bagian tubuh yang berbeda tergantung hari dalam seminggu terakhir. Demikian diungkap Profesor Nick Maynard, seorang dokter Inggris yang bekerja di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis.

Maynard, seorang ahli bedah gastrointestinal, mengatakan kepada BBC bahwa dia dan rekan-rekannya menemukan "pola cedera yang jelas" pada korban muda. "Termasuk bagian tubuh tertentu pada hari yang berbeda, seperti kepala, kaki, atau alat kelamin," ujarnya.

Berbicara kepada program "Today" di BBC Radio 4, Maynard mengatakan: "Pada suatu hari semuanya berupa luka tembak di perut, di hari lain semuanya berupa luka tembak di kepala atau leher, di hari lain lagi luka tembak di lengan atau kaki."

Baca Juga: Eks Menhan Zionis: Netanyahu Ingin Perpanjang Perang Gaza hingga Pemilu Israel

"Rasanya seperti sedang bermain game, mereka memutuskan untuk menembak kepala hari ini, leher besok, dan testis lusa," paparnya, yang dilansir Senin (21/7/2025).

Maynard mengatakan para korban di lokasi distribusi bantuan yang dikelola oleh Gaza Humanitarian Foundation (GHF), yang dia sebut "jebakan maut", cenderung remaja laki-laki.

“Ini sebagian besar berasal dari titik distribusi yang dimiliterisasi, tempat warga sipil yang kelaparan berusaha mendapatkan makanan tetapi kemudian melaporkan menjadi sasaran tentara Israel atau quadcopter,” paparnya.

“Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun yang saya operasi meninggal dunia akibat luka-lukanya di meja operasi—dia tertembak di dada," lanjut dokter Inggris tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved