Eks Menhan Zionis: Netanyahu Ingin Perpanjang Perang Gaza hingga Pemilu Israel

Senin, 21 Juli 2025 - 07:49 WIB
loading...
Eks Menhan Zionis: Netanyahu...
PM Benjamin Netanyahu dituduh ingin memperpanjang perang Gaza hingga pemilu Israel. Foto/Kantor PM Israel
A A A
TEL AVIV - Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Zionis Israel Avigdor Lieberman menuduh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berupaya memperpanjang perang Gaza hingga pemilu Israel. Lieberman mengatakan tujuan perang untuk melenyapkan Hamas mustahil tercapai.

Lieberman, pemimpin Partai Yisrael Beiteinu yang berhaluan kanan, mengatakan tekanan internal akan diarahkan kepada Netanyahu setelah para sandera yang ditawan Hamas pada Oktober 2023 dipulangkan dan perang berakhir.

"Netanyahu ingin memperpanjang perang hingga pemilu," kata Lieberman kepada lembaga penyiaran publik Israel, KAN, yang dilansir Senin (21/7/2025).

Baca Juga: Hamas Tuding Israel Melakukan Pembersihan Etnis Secara Sistematis di Gaza

Mantan Menhan tersebut tidak merinci apakah yang dia maksud adalah pemilu setelah masa jabatan Netanyahu berakhir pada Desember 2026 atau pemilu awal yang mungkin berlangsung pada akhir 2025 atau awal 2026.

"Tidak mungkin melenyapkan Hamas tanpa terlebih dahulu mengembalikan semua sandera (di Gaza) sekaligus," ujarnya.

Negosiasi tidak langsung dimulai pada 6 Juli di Ibu Kota Qatar, Doha, untuk mencapai kesepakatan yang mencakup gencatan senjata dan pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel.

Seorang sumber yang dekat dengan Hamas mengatakan kepada Anadolu bahwa kelompok perlawanan Palestina tersebut menerima peta terbaru dari para mediator yang menunjukkan wilayah-wilayah di Gaza masih berada di bawah kendali Israel dan memulai konsultasi internal untuk mengevaluasi peta-peta tersebut.

Pasukan Israel telah menewaskan hampir 59.000 warga Palestina di Jalur Gaza sejak Oktober 2023, kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak-anak. Pengeboman tanpa henti telah menghancurkan daerah kantong Palestina tersebut, membuatnya tidak layak huni.

November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas perangnya di daerah kantong Palestina tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Mantan Panglima Militer...
Mantan Panglima Militer Israel Sebut Netanyahu Musuh Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved