Iran Telah Ganti Beberapa Sistem Rudal yang Rusak akibat Dibombardir Israel

Senin, 21 Juli 2025 - 07:02 WIB
loading...
Iran Telah Ganti Beberapa...
Iran telah mengganti beberapa sistem pertahanan rudal yang rusak akibat dibombardir Israel selama perang 12 hari pada bulan lalu. Foto/Iran International
A A A
TEHERAN - Iran telah mengganti beberapa sistem pertahanan rudal yang rusak akibat dibombardir Israel selama perang 12 hari pada bulan lalu. Demikian diumumkan Mahmoud Mousavi, seorang jenderal senior Angkatan Darat, pada hari Minggu.

Israel telah meluncurkan kampanye pengeboman mendadak yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Iran pada pertengahan Juni, yang mendorong Teheran untuk merespons dengan gelombang serangan rudal dan pesawat nirawak.

Serangan Israel memberikan pukulan bagi pertahanan udara republik Islam tersebut, yang berulang kali diaktifkan di ibu kotanya; Teheran, dan di seluruh negeri selama perang.

Baca Juga: Media AS: Serangan Amerika Hanya Hancurkan 1 dari 3 Situs Nuklir Iran

"Musuh Zionis berusaha menghancurkan kemampuan pertahanan Iran, dan beberapa sistem pertahanan kami rusak dalam perang itu," kata Mousavi, yang menjabat sebagai kepala operasi Angkatan Darat Iran, sebagaimana dikutip dari IRNA, Senin (21/7/2025).

"Sistem pertahanan yang rusak kini telah diganti," ujarnya, tanpa merinci jenis sistem pertahanan apa saja yang rusak akibat dibombardir Israel.

Sekadar diketahui, jaringan pertahanan udara Iran mencakup sistem seperti Bavar-373 dan Khordad-15 buatan dalam negeri, yang dirancang untuk melawan rudal dan pesawat. Iran juga memasang sistem pertahanan udara S-300 buatan Rusia pada tahun 2016.

Perang dengan Israel menewaskan lebih dari 1.000 orang di Iran, sementara tembakan rudal dan drone Iran menewaskan 28 orang di Israel, menurut otoritas di masing-masing negara.

Serangan Israel menargetkan infrastruktur militer dan fasilitas nuklir di seluruh Iran.

Pada 22 Juni, sekutu Israel; Amerika Serikat (AS), juga melakukan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap situs nuklir Iran di Fordow, Isfahan, dan Natanz.

Tingkat kerusakan program nuklir Iran masih belum jelas.

Presiden AS Donald Trump bersikeras bahwa situs-situs tersebut "hancur total", tetapi laporan media AS meragukan tingkat keparahan kerusakannya.

Pada hari Jumat, NBC News, mengutip penilaian kerusakan militer, melaporkan bahwa hanya satu dari tiga situs yang sebagian besar hancur.

Iran dan Israel, yang ditengahi AS, sepakat gencatan senjata dan mulai berlaku sejak 24 Juni.

Setelah gencatan senjata diumumkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk mencegah Iran membangun kembali kemampuan nuklirnya, sehingga meningkatkan kemungkinan konflik baru.

Pada awal Juli, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan bahwa Israel sedang merumuskan rencana untuk "memastikan bahwa Iran tidak dapat mengancam Israel lagi."

"Militer [Israel] harus mempertahankan superioritas udaranya atas Teheran, kemampuan untuk memberlakukan pembatasan terhadap Iran, dan mencegahnya membangun kembali kemampuannya," kata Katz.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved