Media AS: Serangan Amerika Hanya Hancurkan 1 dari 3 Situs Nuklir Iran

Jum'at, 18 Juli 2025 - 11:40 WIB
loading...
Media AS: Serangan Amerika...
Laporan media Amerika Serikat menyebut serangan Amerika bulan lalu hanya menghancurkan satu dari tiga situs nuklir Iran. Foto/Maxar Technologies
A A A
WASHINGTON - Hanya satu dari tiga situs nuklir Iran yang diserang Amerika Serikat (AS) pada bulan lalu yang telah hancur. Demikian laporan NBC News, mengutip pejabat AS saat ini dan mantan pejabat AS.

Penilaian terbaru ini, yang menunjukkan bahwa situs nuklir Fordow mengalami kemunduran hingga dua tahun, telah disampaikan kepada anggota Parlemen AS, pejabat Departemen Pertahanan, dan negara-negara sekutu dalam beberapa hari terakhir.

NBC News juga melaporkan pada Kamis (17/7/2025) bahwa rencana awal yang diajukan kepada Presiden AS Donald Trump melibatkan tiga lokasi tambahan, tetapi operasi tersebut akan memakan waktu berminggu-minggu, yang membuatnya mengurangi cakupannya karena risiko korban di kedua belah pihak dan fakta bahwa hal itu bertentangan dengan kebijakan luar negerinya untuk menarik AS dari konflik di luar negeri.

Baca Juga: Israel Dianggap Mimpi Bisa Lenyapkan Nuklir Iran, Justru Muncul Ratusan Ilmuwan Nuklir Baru

"Kami bersedia melakukan segala upaya sesuai pilihan kami, tetapi presiden tidak mau," kata salah satu sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Serangan AS bulan lalu menargetkan tiga lokasi pengayaan uranium di Iran, yakni Fordow, Natanz, dan Isfahan.

Trump segera menyebut serangan itu sebagai "keberhasilan militer yang spektakuler" dan mengatakan: "Fasilitas pengayaan utama Iran telah sepenuhnya dan sepenuhnya dihancurkan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved