Rudal Patriot Tak Mampu Hadapi Misil Rusia, Ini Penyebabnya

Minggu, 20 Juli 2025 - 01:10 WIB
loading...
Rudal Patriot Tak Mampu...
Rudal patriot tak mampu hadapi misil Rusia. Foto/X
A A A
MOSKOW - Sistem pertahanan udara Patriot buatan AS, yang telah lama dipuji sebagai landasan bantuan militer Barat untuk Ukraina, kini kesulitan untuk mencegat rudal balistik canggih Rusia . Itu menjadi suatu hal yang memalukan.

Rudal Patriot Tak Mampu Hadapi Misil Rusia, Ini Penyebabnya

1. Rudal Rusia Lebih Lincah

Wall Street Journal melaporkan seorang pejabat Ukraina yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada media tersebut bahwa rudal balistik Rusia menjadi lebih lincah, memungkinkan mereka untuk menghindari deteksi radar Patriot. Ia tidak menjelaskan jenis rudal yang dimaksud.

Sementara itu, mengingat upaya Uni Eropa untuk melepaskan diri dari kompleks industri militer Amerika di tengah ketidakpastian mengenai kelanjutan dukungan AS untuk Ukraina, alternatif Eropa generasi berikutnya sedang berupaya untuk melengserkan Patriot, kata laporan tersebut.

Baca Juga: NATO Ketar-ketir, Akankah BRICS Jadi Aliansi Militer?

2. Rudal Samp/T Dinilai Lebih Canggih

Sistem rudal Samp/T yang telah ditingkatkan, yang dikembangkan oleh perusahaan patungan Prancis-Italia, Eurosam, dipromosikan sebagai sistem yang lebih sesuai untuk menangani ancaman terkini dan dilengkapi radar baru yang dilaporkan dapat mendeteksi target pada jarak lebih dari 350 km sekaligus mampu menembakkan rudal ke segala arah, demikian catatan surat kabar tersebut.

Samp/T juga membutuhkan lebih sedikit operator, dengan keseluruhan sistem hanya dapat dioperasikan oleh 15 orang, dibandingkan dengan sekitar 90 pasukan yang dibutuhkan untuk baterai Patriot AS, menurut WSJ.

Pasukan Ukraina dilaporkan telah menyatakan kekhawatiran tentang kinerja Samp/T. Namun demikian, seorang pejabat pertahanan Italia mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa sistem tersebut telah menerima "umpan balik positif" dari Kiev.

3. Rudal Patriot Dibeli Uni Eropa

Pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump mengumumkan 17 Patriot "siap dikirim" ke Ukraina, meskipun pernyataannya menyebabkan kebingungan di Kiev karena ia tidak menjelaskan apakah jumlah tersebut merujuk pada sistem lengkap atau komponen individualnya.

Trump juga bersikeras pada skema di mana anggota NATO Eropa akan membeli senjata AS untuk Ukraina. Diplomat tertinggi Uni Eropa, Kaja Kallas, menyambut baik kesediaannya untuk mengirimkan Patriot tetapi mendesak Washington untuk "berbagi beban" dalam pengiriman tersebut.

Rusia secara konsisten mengecam pengiriman senjata Barat ke Ukraina, dengan mengatakan bahwa hal itu hanya memperpanjang konflik tanpa mengubah hasilnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Melunak, Trump Tiba-Tiba...
Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei
Rekomendasi
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Berita Terkini
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Infografis
6 Jenis Rudal Iran yang...
6 Jenis Rudal Iran yang Mampu Tembus Iron Dome Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved