Singapura Hadapi Serangan Siber terhadap Infrastruktur Penting, Siapa Pelakunya?
Sabtu, 19 Juli 2025 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengatakan bahwa antara tahun 2021 dan 2024, dugaan serangan siber (APT) terhadap Singapura meningkat lebih dari empat kali lipat.
Sebuah pelanggaran siber pada klaster layanan kesehatan publik pada tahun 2018 mengakses catatan pengobatan sekitar 160.000 pasien, termasuk Perdana Menteri Lee Hsien Loong saat itu.
Serangan terhadap infrastruktur penting Singapura “menyoroti tantangan luar biasa yang ditimbulkan oleh aktor APT,” kata Satnam Narang, staf senior peneliti di perusahaan keamanan siber Tenable yang berbasis di AS.
“Memerangi lawan yang begitu tersembunyi menjadi semakin menantang karena skala dan kompleksitas infrastruktur TI yang harus dipertahankan oleh organisasi dan negara terus meningkat,” ujarnya.
Sebuah pelanggaran siber pada klaster layanan kesehatan publik pada tahun 2018 mengakses catatan pengobatan sekitar 160.000 pasien, termasuk Perdana Menteri Lee Hsien Loong saat itu.
Serangan terhadap infrastruktur penting Singapura “menyoroti tantangan luar biasa yang ditimbulkan oleh aktor APT,” kata Satnam Narang, staf senior peneliti di perusahaan keamanan siber Tenable yang berbasis di AS.
“Memerangi lawan yang begitu tersembunyi menjadi semakin menantang karena skala dan kompleksitas infrastruktur TI yang harus dipertahankan oleh organisasi dan negara terus meningkat,” ujarnya.
(ahm)
Lihat Juga :